Indian Model 640 merupakan motor keluaran 1940an yang eksis dalam mengikuti Perang Dunia II. Motor ini memiliki desain bergaya Bobber dengan setang tinggi dan lebar. Mesin motor ini mampu menghasilkan tenaga hingga 22 Hp serta kecepatan maksimum mencapai 120 km/h. (Source: mecum.com)
Sparta Villiers besutan tahun 1950 menjadi salah satu motor 50an dengan desain ciamik. Motor ini menggunakan mesin berkapasitas 148cc hingga 200cc. Di eranya, motor ini digunakan untuk tukang roti, tukang susu, pos, dan kegiatan sejenis lainnya. (Source: yesterdays.nl)
BSA M20 menjadi salah satu kuda besi yang diandalkan pasukan militer Inggris pada Perang Dunia II. M20 mengandalkan mesin 500cc satu silinder yang cukup mumpuni di medan perang. Motor ini diproduksi kurang lebih sebanyak 126 ribu unit yang sudah tersebar di seluruh dunia. (Source: commons.wikimedia.org)
Husqvarna memiliki reputasi yang baik soal motor pelibas segala medan. Citra tersebut sudah dibangun sejak era 1903. Salah satu produk legendarisnya terbit pada 1940 dengan nama Husqvarna 22. Mesinnya masih menggunakan mesin 1-silinder dengan rangka tubular. (Source: husqvarnamotorcyklar.nu)
BMW R71 merupakan motor BMW klasik idaman para kolektor. Motor ini meluncur pertama kali di Berlin, Jerman pada 1938 sebagai pelengkap varian R51, R61, dan R66. Jantung pacu motor ini mengandalkan unit mesin flat-twin boxer 4-tak berkapasitas 746cc. Desain BMW R71 ini memiliki paras yang sangat cantik. Selain untuk masyarakat sipil, motor ini juga menjadi armada Perang Dunia II. (Source: motos-of-war.ru)
Harley-Davidson WLA merupakan salah satu model legendaris dari pabrikan moge asal Amerika tersebut. Motor keluaran 1940an ini ditenagai oleh mesin V-Twin khas Harley-Davidson berkapasitas 740cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 25 Hp. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 3-speed. Walaupun sudah berumur, motor ini masih diburu para kolektor motor klasik. (Source: motor-of-war.ru)
BSA C11 merupakan salah satu motor yang juga eksis di masa Perang Dunia II. C11 diproduksi sejak tahun 1939 hingga 1956 yang tersebar di seluruh dunia. Ada beberapa BSA C11 yang masuk di Indoneisa, namun dengan jumlah yang sangat sedikit atau bisa dibilang ghoib. Tampilannya terlihat cantik dan klasik serta dapat mengakomodir dua orang. Mesinnya berkonfigurasi satu silinder 250cc 4-tak OHV. (Source: handh.co.uk)
DKW Union RT 125 rilis pertama kali di tahun 1939 hingga 1964 ini menjadi salah satu motor yang sukses di eranya. Dalam kurun waktu kurang lebih 25 tahun, DKW RT 125 berhasil terproduksi sebanyak 450 ribu unit. Jantung pacunya berkapasitas 123cc 2-tak yang terkenal bandel, sehingga ia juga digunakan dalam Perang Dunia II. (Source: catawiki.com)
Matchless G3/L ini lahir pada 1941-1960 dan digunakan untuk keperluan perang. Selama masa produksinya, motor ini berhasil dijual hingga 80 ribu unit. Mesinnya menggunakan mesin single cylinder 2-tak berkapasitas 344cc dengan tenaga 16 Hp bertransmisi manual 4-speed. (Source: bonhams.com)
BSA B40 menjadi generasi penerus BSA M20. Motor ini biasa digunakan untuk menyampaikan berita radio serta distribusi barang atau logistik dengan tambahan tas dan rak bagasi. (Source: british-classic-motorcycles.co.uk)