Salip Julian Nagelsmann, Luis Enrique Terbang ke London untuk Jadi Manajer Baru Chelsea

Luis Enrique bakal segera terbang ke London demi meneruskan diskusi dengan Chelsea. Laporan menyebut The Blues ingin menggelar pembicaraan lanjutan dengan Enrique lantaran eks manajer Timnas Spanyol sanggup memikat pihak klub dalam perbincangan awal.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 05 April 2023, 19:30 WIB
Luis Enrique menjadi salah satu kandidat calon manajer baru Chelsea pasca pemecatan Graham Potter. (AP Photo/Julio Cortez)

Liputan6.com, Jakarta - Luis Enrique bakal segera terbang ke London demi meneruskan diskusi dengan Chelsea. Laporan menyebut The Blues ingin menggelar pembicaraan lanjutan dengan Enrique lantaran eks manajer Timnas Spanyol sanggup memikat pihak klub dalam perbincangan awal.

Seperti diketahui, Chelsea baru saja berpisah dengan Graham Potter. Pelatih asal Inggris itu dipecat beberapa waktu lalu menyusul rentetan hasil kurang memuaskan yang ia catatkan selama menukangi The Blues.

Pihak klub pun langsung bergerak cepat mengumpulkan kandidat potensial yang bisa dijadikan suksesor Potter. Enrique bersama Julian Nagelsmann menjadi dua dari sekian banyak nama yang masuk dalam radar pantauan Chelsea.

Adapun Nagelsmann saat ini juga tengah menganggur. Ia baru saja kehilangan pekerjaan usai diberhentikan oleh Bayern Munchen. Jabatannya saat ini sudah ditempati oleh mantan pelatih The Blues Thomas Tuchel.

Daily Mail mengeklaim, Chelsea sebelumnya sudah melakukan kontrak dengan kedua calon pada Selasa (4/4/2023). Nagelsmann pun semula lebih dijagokan untuk menempati posisi manajer anyar di Stamford Bridge.

Namun, belakangan eks juru taktik Die Roten justru disebut tertinggal dari Luis Enrique. Pelatih berusia 2 tahun kini gantian berada di posisi terdepan dalam perebutan kursi panas Chelsea.


Luis Enrique Punya Visi yang Jelas

Timnas Spanyol mulai dipimpin Luis Enrique sejak tragedi di Piala Dunia 2018 Rusia. Saat itu, Julen Lopetegui dipecat 2 hari sebelum pertandingan pertamanya. Enrique sendiri sudah dikenal baik oleh publik Spanyol. Ia berhasil mempersembahkan 3 musim bersama Barcelona dengan gelar-gelar bergengsi, termasuk Liga Champions. La Furia Roja antinya akan tergabung ke dalam grup E bersama Jerman, Jepang, dan Kostarika. (AFP/Kirill Kudryavtsev)

Laporan Independent mengeklaim Enrique memang mampu menjual visi yang jelas bagi Chelsea. Ia berencana membangun sistem berintensitas tinggi di Stamford Bridge, serta memanfaatkan para pemain muda dalam skuad.

Hal itulah yang membuat para petinggi The Blues tergerak untuk membahas lowongan manajerial secara lebih rinci dengan eks juru taktik Spanyol.

Dilansir dari Daily Mail, klub London Barat sejatinya sudah pernah mempertimbangkan Enrique di masa lalu. Apalagi, pelatih kelahiran 1970 itu pernah menyumbangkan berbagai trofi saat menukangi Barcelona, mulai dari La Liga, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub saat.

Namun, tingginya permintaan gaji dan kurangnya kemampuan berbahasa Inggris membuat The Blues kala itu mengurungkan niatnya untuk mengontrak juru taktik asal Spanyol.

Faktor tersebut harusnya tak lagi menjadi hambatan buat Chelsea saat ini, mengingat Enrique disebut telah meningkatkan kapabilitasnya dalam hal bahasa.

Lanjut Baca:

Sembari menunggu manajer baru, The Blues sementara ini berada di bawah kendali Bruno Saltor. Asisten pelatih Graham Potter itu sudah bertugas memimpin Chelsea saat The Blues bermain imbang tanpa gol dengan Liverpool pada Rabu (5/4/2023) dini hari WIB. Saltor sendiri mengakui sulit baginya untuk menikmati pertandingan malam itu. Apalagi, duel Chelsea melawan The Reds merupakan pengalaman pertamanya menjalani tugas manajemen di level senior. “Sangat sulit bagi saya untuk menikmati malam ini. Ini adalah waktu yang sangat menyedihkan tetapi saya hanya mencoba untuk fokus menjadi versi terbaik dari diri saya demi membantu para pemain,” ujarnya selepas laga, seperti dilansir dari Daily Mail.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya