Buka Peluang Kerja Sama dengan Gerindra, PDIP: Soal Capresnya Wewenang Ibu Megawati

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengakui membuka peluang kerjasama dengan partai-partai pengusung pemerintah di Pemilu 2024. Termasuk dengan Partai Gerindra.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 21 Maret 2023, 06:20 WIB
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengikuti Rapat Koordinasi Bidang Politik & Keamanan Tingkat Nasional di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Kamis (3/5). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengakui membuka peluang kerjasama dengan partai-partai pengusung pemerintah di Pemilu 2024. Termasuk dengan Partai Gerindra.

Meski Gerindra sudah punya sikap politik mengusung Ketua Umumnya Prabowo Subianto. Apakah akan dipasangkan dengan calon presiden dari PDIP, Hasto menjawab, hal tersebut merupakan kewenangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memutuskan.

"Ya itukan kewenangan dari ibu ketum," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (20/3/2023).

Sementara, Hasto dan jajaran DPP PDIP menyiapkan penjajakan koalisi dengan partai-partai jelang Pemilu 2024. Pihaknya menyiapkan mozaik politik atas instruksi Megawati.

"Tugas kami, saya pak Eriko dan yang lain inikan menyiapkan ketika diinstruksikan oleh ibu, mozaik politik, nah itu kami siapkan," ujarnya.

Namun, keputusan politik itu akan diputuskan oleh Megawati. Termasuk kerjasama politik di Pemilu 2024.

"Beliau yang akan mengambil keputusan, termasuk kerja sama politik," ujar Hasto.

Komunikasi Politik yang Dibangun Tak Dapat Diukur

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (2/3/2023). Hasto mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran hingga kewaspadaan dari pemerintahan daerah serta warga terhadap bahaya bencana alam, khususnya bencana bumi serta tsunami. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sampai saat ini sejauh mana komunikasi politik yang tengah dibangun tidak dapat diukur. Tetapi komunikasi antar partai politik ini dibangun supaya ada kesepahaman.

"Ya ini kan dialog ini penting. Sejauh mana sulit diukur dalam politik. Ini bukan urusan berapa kilometer kita berjalan tetapi urusan pemahaman terhadap mislanya PDIP mengatakan skala prioritas saat ini membantu rakyat yang belum pulih akibat pandemi," ujarnya.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Infografis Sentilan Sekjen PDIP Usai NasDem Deklarasi Capres 2024. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya