Buntut Kasus Dugaan Suap Komite Wasit, Barcelona Dicemooh Suporter saat Kalahkan Athletic Bilbao di La Liga

Barcelona mendapat cemoohan dari suporter saat bertandang ke markas Athletic Bilbao di laga lanjutan La Liga Spanyol pada Senin (13/3/2023) dini hari WIB. Skuad asuhan Xavi diteriaki "Segunda" akibat kasus dugaan suap wasit yang menerpa sang raksasa Catalan.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 13 Maret 2023, 12:30 WIB
Barcelona mendapat cemoohan saat bertandang ke markas Athletic Bilbao dalam laga lanjutan La Liga Spanyol, Senin (13/3/2023) dini hari WIB. Ejekan tersebut merupakan buntut kasus dugaan suap komite wasit yang tengah melanda Blaugrana. (AP Photo/Alvaro Barrientos)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona mengalami kejadian kurang menyenangkan saat bertandang ke markas Athletic Bilbao di San Mames dalam laga pekan ke-25 La Liga Spanyol 2022/2023 pada Senin (13/3/2023) dini hari WIB.

Skuad asuhan Xavi Hernandez dicemooh oleh suporter tuan rumah akibat kasus dugaan suap wasit yang tengah melanda sang raksasa Catalan dalam beberapa waktu terakhir.

Seperti diketahui, Blaugrana saat ini memang tersandung masalah pelik. Mereka didakwa telah melakukan pelanggaran berupa penyuapan terhadap Komite Wasit Spanyol (CTA).

Laporan The Guardian mengeklaim Barcelona membayar lebih dari 7,3 juta euro kepada Jose Maria Enrique Negreira, yang kala itu menjabat sebagai Wakil Presiden CTA, sepanjang periode 2001 hingga 2018.

Akibatnya, sejumlah pihak mendesak agar Blaugrana dijatuhi hukuman tegas. Klub yang bertengger di puncak klasemen sementara La Liga itu bisa saja lolos dari sanksi domestik. Namun, mereka terancam diganjal hukuman oleh UEFA.

Suporter Athletic Bilbao, yang menyaksikan Raphinha bersama kolega main di markasnya pun, ikut-ikutan memberi reaksi keras kepada Barca. Mereka menyerukan kalimat, "a Segunda oe, a Segunda oe" yang merujuk pada tuntutan agar Blaugrana turun kasta di liga.

Para pendukung tim tamu juga melengkapi seruan dengan melemparkan uang tiruan bernuansa warna Barcelona disertai kata “mafia” dan logo mata uang dolar di dalamnya. Pemberitaan Marca menyebut aksi ini terjadi sekita menir ke-30.


Reaksi Pelatih Barcelona Xavi Hernandez

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez saat memberi isyarat dalam pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey melawan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Jumat (3/3/2023) dini hari WIB. Barcelona menang 1-0. (JAVIER SORIANO / AFP)

Manajer Barcelona Xavi Hernandez pun langsung bereaksi menanggapi perlakuan yang diterima anak-anak asuhnya. Juru taktik asal Spanyol itu mengaku sedih dengan situasi yang menimpa Raphinha dan kawan-kawan.

“Saya menghormati publik San Mames. Mereka selalu memperlakukan saya dengan sangat baik. (Namun), suasana permusuhan terhadap Barca mengejutkan saya. Sikap itu membuat saya sedih,” tutur Xavi selepas laga, seperti dilansir dari Marca.

Lebih lanjut, pelatih berusia 43 tahun mengeklaim dirinya menghargai kebebasan berpendapat yang dimiliki orang lain. Hanya saja, ia juga tak bisa menutupi bahwa perilaku yang ditunjukkan suporter tim tamu kepada Barcelona membuat hatinya sedih.

Lanjut Baca:

“Semua orang bebas (berpendapat). Saya sangat menghargai pendapat, (meskipun) saya bisa setuju atau tidak (dengan pendapat itu). Akan tetapi, menurut saya, (perilaku) ini membuat saya sedih,” sambungnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya