Kisah Perjalanan Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 1979: Tembus Putaran Final usai Ketiban Durian Runtuh

Timnas Indonesia pertama kali mencatatkan debutnya dalam Piala Dunia U-20 pada edisi 1979. Kala itu, skuad Garuda Muda ketiban durian runtuh lantaran negara lain yang mendapat tiket ke Piala Dunia justru memilih mundur dari kejuaraan tersebut.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 16 Maret 2023, 16:40 WIB
Timnas Indonesia U-20 saat berlaga di Piala Dunia U-20 1979. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Liputan6.com, Jakarta - Pemain Timnas Indonesia U-20 saat ini tengah menanti waktu sembari mempersiapkan diri untuk tampil dalam ajang sepak bola bergengsi FIFA, Piala Dunia U-20 2023.

Kejuaraan tersebut menjadi momen krusial bagi Tanah Air. Pasalnya, tak hanya dibebani tugas tampil maksimal, skuad Garuda Nusantara juga akan bertindak sebagai tuan rumah turnamen yang dihelat mulai 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.

Mengilas balik perjalanan Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia, ini sebenarnya bukan kali pertama pasukan muda Merah Putih tampil dalam kejuaraan. Garuda muda sudah mencatatkan debutnya di Piala Dunia U-20 edisi 1979.

Tanpa embel-embel ‘tuan rumah’, skuad Timnas Indonesia kala itu harus berjuang mati-matian demi mengamankan slot di putaran final FIFA World Cup U-20, atau yang dulunya dikenal dengan istilah FIFA World Youth Championship.

Piala Asia U-19 1978 pun menjadi tembok utama yang harus dilewati pasukan muda Merah Putih. Mereka perlu memperoleh predikat juara atau setidaknya runner-up, jika ingin merebut satu tiket menuju Piala Dunia.

Sayangnya, perjalanan skuad Garuda Muda tak terlalu mulus. Timnas Indonesia yang tergabung dalam Grup A bersama Irak, Malaysia, dan Yordania, langsung menelan hasil minor dalam matchday pertamanya pada 5 Oktober 1978.

Skuad Tanah Air takluk empat gol tanpa balas dari Irak. Beruntung, mereka mampu bangkit di matchday kedua kontra Malaysia pada 9 Oktober 1978. Catatan dua gol yang diperoleh sudah cukup mengantar Merah Putih mengemas tiga poin.

Puncaknya terjadi saat matchday pemungkas melawan Yordania, 12 Oktober 1978 silam. Timnas Indonesia kembali memetik kemenangan 4-0, yang mengantarnya finis sebagai runner-up grup di bawah Irak, sekaligus tembus ke fase selanjutnya.


Harapan Timnas Indonesia U-20 Nyaris Pupus

Dokumentasi dari pemberitaan tahun 1979 yang menampilkan Ketua Umum PSSI Ali Sadikin (tengah) saat menerima Timnas Indonesia U-20 usai tampil dalam Piala Dunia U-20 1979 di Tokyo, Jepang.

Garuda Muda melangkah ke perempat final dengan harapan melaju sampai partai puncak. Namun, di sinilah justru asa Timnas Indonesia U-20 sempat pupus. Pasukan Merah Putih gagal melewati adangan Korea Utara.

Tim tersebut memang tampil cukup menjanjikan saat penyisihan grup. Korea Utara yang berada sepayung dengan Arab Saudi, Jepang, India, serta Sri Lanka sukses memamerkan dominasinya dengan keluar sebagai juara Grup B.

Lanjut Baca:

Posisi runner-up dihuni oleh The Green Falcons muda. Sementara itu, Jepang cuma bisa menempati urutan ketiga setelah kalah dari Korea Utara dan dua kali bermain imbang. Tak disangka, Timnas Indonesia U-20 ikut-ikutan menjadi korban keganasan Korea Utara. Pasukan Merah Putih takluk dua gol tanpa balas, sehingga dinyatakan gagal menjadi salah satu perwakilan Asia di Piala Dunia U-20 FIFA 1979.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya