Profil Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20: Memori 44 Tahun Main Lawan Maradona

Timnas Indonesia terakhir kali main di Piala Dunia U-20 pada 44 tahun silam atau 1979. Event Piala Dunia untuk kelompok umur ini digelar di Jepang.

oleh Defri SaefullahDiperbarui 03 Maret 2023, 12:55 WIB
Para pemain starter Timnas Indonesia U-20 berbaris menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum dimulainya laga matchday pertama Grup A Piala Asia U-20 2023 menghadapi Irak di Lokomotiv Stadium, Tashkent, Uzbekistan, Rabu (1/3/2023). (the-afc.com)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-20 menjadi salah satu kontestan di Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023. Ini kali kedua Indonesia ikut Piala Dunia U-20.

Penantian panjang harus dilakukan Timnas U-20 untuk tampil di ajang Piala Dunia kelompok umur ini. Indonesia terakhir tampil di Piala Dunia U-20 pada 1979 lalu. Saat itu, pemain timnas Indonesia sempat berlaga melawan legenda Argentina, Diego Armando Maradona.

Berdasarkan catatan, Timnas Indonesia gagal tampil bagus untuk pertama kali di Piala Dunia U-20 1979. Saat itu, Jepang menjadi tuan rumah dan pertandingan digelar di empat kota. Hebatnya, Indonesia menjadi 3 negara Asia yang ikut Piala Dunia U-20 1979 bersama Jepang dan Korea Selatan.

Indonesia saat itu satu tim dengan Argentina, Polandia dan Yugoslavia di grup B. Saat itu, Timnas Indonesia diperkuat pemain seperti Memed Permadi, Tommy Latuperissa, David Sulaksmonono dan Bambang Nurdiansyah. Namun kiprah Indonesia kurang bagus karena kalah 3 kali dan kebobolan 16 gol!

Kalau tidak jadi tuan rumah, Indonesia boleh jadi harus menanti lebih lama lagi di Piala Dunia U-20. Salah satu jalan terjal yang harus ditempuh Indonesia, kalau tidak jadi tuan rumah, yaitu harus jadi semifinalis Piala Asia U-20 yang sedang berlangsung di Uzbekistan.

Soalnya, FIFA hanya memberi jatah 5 negara dari Asia yang bisa lolos ke Piala Dunia U-20.Karena Indonesia sudah lolos dengan status tuan rumah, jatah Asia tinggal 4 buah lagi. Saat ini, Timnas U-20 masih terpuruk di Piala Asia U-20.

Sama seperti Suriah, Indonesia juga kalah 0-2 di laga pertama grup A. Timnas Indonesia U-20 kalah 0-2 dari Irak yang bermain dengan 10 pemain.

 


Kekuatan tim

Hasil negatif diraih Timnas Indonesia U-20 pada matchday pertama Piala Asia U-20 2023 di Lokomotiv Stadium, Tashkent, Uzbekistan, Rabu (1/3/2023). Garuda Muda harus takluk 0-2 dari Irak yang merupakan pemegang lima gelar juara Piala Asia U-20. Kekalahan ini sangat disayangkan karena Hokky Caraka dkk sejatinya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan. Beberapa peluang matang gagal dikonversi menjadi gol di awal babak pertama. Bahkan sejak akhir babak pertama pasukan Shin Tae-yong diuntungkan dengan diusirnya satu pemain Irak akibat terkena kartu merah langsung dari wasit. Dua gol kemenangan Irak dicetak oleh Hayder Abdulkareem Tofee pada menit ke-28 dan Mohammed Jameel Al-Hasani pada masa injury time babak kedua. (the-afc.com)

Timnas U-20 saat ini masih mencari-cari pemain 23 pemain terbaik yang akan main di Piala Dunia U-20 nanti. Selain pemain lokal, ada beberapa pemain Naturalisasi yang akan dilibatkan di Piala Dunia U-20.

Tiga pemain yang akan melakukan proses Naturalisasi yaitu Justin Hubner, Ivan Jenner dan Rafael Struick.Proses naturalisasi sudah dimulai sejak Desember 2022. Presiden Joko Widodo disebut sudah menyetujui proses naturalisasi tersebut.

Lanjut Baca:

Rafael Struick bermain sebagai penyerang. Dia bisa main sebagai striker atau winger kiri dan main di klub Belanda Ado Den Haag. Sedangkan Justin Hubner bermain di posisi bek. Dia saat ini main di Wolves U-21. Sedangkan Ivan Jenner main sebagai gelandang dan main di FC Utrecht U-21. Untuk pemain lokal, Shin Tae-Yong masih menguji seluruh pemain yang dibawanya ke Piala Asia U-20. Banyak pemain lokal yang punya prospek bagus seperti Muhammad Ferrari, Marselino, Doni Tri dan Zanadin Fariz.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya