Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Prediksi Duel Ketat hingga Sulit Bernapas

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti prediksi pertandingan melawan Liverpool akan berlangsung sengit.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 21 Februari 2023, 14:30 WIB
Striker Real Madrid Karim Benzema (kiri) mengontrol bola saat dikawal bek Liverpool Andrew Robertson dalam laga final Liga Champions di Stadion Stade de France, Prancis, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB. Kick-off laga ini sempat ditunda 36 menit. (Anne-Christine POUJOULAT / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan menghadapi Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Duel berlangsung di Anfield, Rabu dini hari WIB, (22/2/2023). Carlo Ancelotti memprediksi duel akan berlangsung sengit.

Ini merupakan duel ulangan final musim lalu. Saat itu, Madrid mengalahkan Liverpool 1-0 lewat gol tunggal Vinicius Junior untuk meraih gelar mereka yang ke-14.

Liverpool musim ini sedang dalam performa yang kurang baik. Bahkan, The Reds, sempat cuma menang sekali dalam tujuh laga, sebelum akhirnya menang dua laga beruntun atas Everton dan Newcastle di Premier League masing-masing dua gol tanpa balas.

Mohamed Salah dan Cody Gakpo menjadi penentu kemenangan atas Everton. Ketika melawan Newcastle Cody Gakpo kembali mencetak satu gol bersama Darwin Nunez.

Kini, Liverpool telah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Kemenangan atas Newcastle juga ditandai dengan kembalinya bek sentral Virgil van Dijk dari cedera.

Sementara Real Madrid sedang berada dalam performa yang cukup hebat. Setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub, pasukan Carlo Ancelotti berturut-turut memukul Elche 4-0 dan Osasuna 2-0 di La Liga.

Gol kemenangan Madrid dicetak oleh Marco Asensio, Karim Benzema (2 penalti), dan Luka Modric. Sesudah itu, Madrid menaklukkan Osasuna lewat gol-gol Federico Valverde dan Marco Asensio.

Saat mengalahkan Osasuna, Madrid juga menyambut kembalinya sang kiper utama Thibaut Courtois dari cedera.

Di sisi laim, Madrid pernah bertarung dengan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions pada musim 2008/2009 silam. Waktu itu, Madrid tersingkir dengan agregat 0-5 (0-1 kandang, 0-4 tandang).

Namun, dalam enam pertemuan setelah itu, Madrid tak pernah kalah melawan Liverpool, termasuk di final 2018 dan 2022.


Komentar Ancelotti

Carlo Ancelotti baru saja berhasil membawa Real Madrid juara Liga Champions 2021/2022 usai mengalahkan Liverpool di partai final yang berlangsung di Stade de France, Minggu (29/05/2022) dini hari WIB. Hal tersebut membuat dirinya dinobatkan sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions. Pria asal Italia tersebut tercatat pernah merengkuh trofi paling bergengsi di Eropa tersebut sebanyak lima kali, yaitu dua kali bersama AC Milan dan sisanya bareng Real Madrid. (AFP/Kirsty Wigglesworth)

Meski Liverpool kini dilanda inkonstensi, Ancelotti tak mau tertipu. Dia menyebut, semua tim akan tampil habis-habisan di Liga Champions dan apapun bisa terjadi pada fase gugur ini.

Oleh karena itu, Ancelotti pun meyakini, duel nanti bakal berlangsung sengit dan dengan tempo yang cepat. Bahkan, akan sulit bagi para pemain untuk sekadar beristirahat mengambil napas.

Lanjut Baca:

"Kami memprediksi pertandingan akan berlangsung dengan banyak intensitas dan tekanan, tanpa waktu untuk bernapas. Kami tahu ini dengan baik dan kami siap untuk itu. Kami memiliki peluang yang lebih baik untuk memenangkan Liga Champions daripada tahun lalu," kata Ancelotti, dilansir Liverpool Echo. “Tim dalam kondisi yang baik, bersemangat dan bersemangat untuk melakukannya dengan baik seperti tahun lalu, mengetahui bahwa ini adalah pertandingan yang sulit dan ada leg kedua yang akan datang. Kami senang bisa kembali ke kompetisi ini lagi,” Ancelotti menambahkan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya