Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan menghadapi Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Duel berlangsung di Anfield, Rabu dini hari WIB, (22/2/2023). Carlo Ancelotti memprediksi duel akan berlangsung sengit.
Ini merupakan duel ulangan final musim lalu. Saat itu, Madrid mengalahkan Liverpool 1-0 lewat gol tunggal Vinicius Junior untuk meraih gelar mereka yang ke-14.
Advertisement
Liverpool musim ini sedang dalam performa yang kurang baik. Bahkan, The Reds, sempat cuma menang sekali dalam tujuh laga, sebelum akhirnya menang dua laga beruntun atas Everton dan Newcastle di Premier League masing-masing dua gol tanpa balas.
Mohamed Salah dan Cody Gakpo menjadi penentu kemenangan atas Everton. Ketika melawan Newcastle Cody Gakpo kembali mencetak satu gol bersama Darwin Nunez.
Kini, Liverpool telah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Kemenangan atas Newcastle juga ditandai dengan kembalinya bek sentral Virgil van Dijk dari cedera.
Sementara Real Madrid sedang berada dalam performa yang cukup hebat. Setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub, pasukan Carlo Ancelotti berturut-turut memukul Elche 4-0 dan Osasuna 2-0 di La Liga.
Gol kemenangan Madrid dicetak oleh Marco Asensio, Karim Benzema (2 penalti), dan Luka Modric. Sesudah itu, Madrid menaklukkan Osasuna lewat gol-gol Federico Valverde dan Marco Asensio.
Saat mengalahkan Osasuna, Madrid juga menyambut kembalinya sang kiper utama Thibaut Courtois dari cedera.
Di sisi laim, Madrid pernah bertarung dengan Liverpool di babak 16 besar Liga Champions pada musim 2008/2009 silam. Waktu itu, Madrid tersingkir dengan agregat 0-5 (0-1 kandang, 0-4 tandang).
Namun, dalam enam pertemuan setelah itu, Madrid tak pernah kalah melawan Liverpool, termasuk di final 2018 dan 2022.
Komentar Ancelotti
Meski Liverpool kini dilanda inkonstensi, Ancelotti tak mau tertipu. Dia menyebut, semua tim akan tampil habis-habisan di Liga Champions dan apapun bisa terjadi pada fase gugur ini.
Oleh karena itu, Ancelotti pun meyakini, duel nanti bakal berlangsung sengit dan dengan tempo yang cepat. Bahkan, akan sulit bagi para pemain untuk sekadar beristirahat mengambil napas.