Liputan6.com, Jakarta Takeru Satoh merupakan salah satu aktor Jepang yang nama dan sosoknya cukup populer. Di Indonesia, nama Takeru kerap dikaitkan dengan film-film live action Rurouni Kenshin atau Samurai X.
Sosok Takeru Satoh makin dikenal di Indonesia setelah belum lama ini pria berusia 33 tahun itu bertemu dengan Syahrini dan suaminya, Reino Barack, di Jepang.
Advertisement
Pasangan yang baru saja merayakan ulang tahun pernikahan tersebut, tampak akrab selama berbincang dengan Takeru Satoh, seperti terlihat di unggahan Instagram milik Syahrini.
Pertemuan Takeru Satoh dengan Syahrini dan Reino Barack di Jepang memang bukan yang pertama kali. Ketiganya sempat bertemu pada 2021 lalu. Namun, masih banyak netizen yang belum mengenal sang aktor.
Bagi yang penasaran dengan sosok Takeru Satoh, sudah banyak film yang pernah dimainkan olehnya selama berkiprah hingga menjadi seorang aktor papan atas Jepang.
Lantas, apa sajakah film-film terbaik Takeru Satoh di sepanjang kariernya? Berikut deretannya.
1. Kamen Rider Den-O: I'm Born!
Selain bermain film, Takeru Satoh juga dikenal sebagai aktor drama seri Jepang serta pemeran utama serial laga Kamen Rider Den-O. Di kisah Den-O, Takeru memainkan satu karakter yang bisa memiliki watak berbeda-beda.
Salah satu cara untuk mengetahui seberapa mengagumkannya akting Takeru Satoh di Kamen Rider Den-O tanpa harus mengikuti serialnya, tampaknya film Kamen Rider Den-O: I'm Born! patut dijajal.
2. Beck
Beck adalah film adaptasi manga berjudul sama karya Harold Sakuishi. Kisahnya tentang sekelompok musisi muda yang membentuk sebuah band agar bisa mendunia.
Takeru Satoh sukses memerankan karakter pemuda culun bernama Koyuki yang menyukai dunia idol. Koyuki kemudian terseret ke dunia musik rock oleh seorang teman hingga akhirnya ia memukau penonton karena memiliki suara indah.
3. Bakuman
Bakuman yang diadaptasi dari manga karya Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata, bisa dibilang sebagai film terbaik Takeru Satoh.
Chemistry Takeru saat dipasangkan dengan Ryunosuke Kamiki sebagai dua karakter utamanya, sukses menghidupkan atmosfer yang sebelumnya hanya ditampilkan melalui halaman demi halaman manga.
4. Ajin: Demi-Human
Ajin: Demi-Human juga diadaptasi dari manga berjudul sama karya Gamon Sakurai. Cerita manga ini dikemas dengan atmosfer suram.