Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional, gelandang asal Serbia, Zdravko Kuzmanovic yang sempat membela Fiorentina selama dua musim, 2007-2009, tak pernah satu kali pun merasakan nikmatnya kemenangan saat bertanding melawan AC Milan.
Meski demikian, pemain kelahiran Swiss berusia 25 tahun ini begitu yakin dapat mengakhiri paceklik kemenangan dengan klub barunya Inter Milan. Seperti diketahui, Nerazzurri akan menjamu Rossoneri dalam derby paling bergengsi di Italia itu di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2/13) malam waktu setempat atau Senin (25/2/13) dinihari WIB.
Selain meyatakan keyakinannya itu, Kuzmanovic melontarkan psy-war alias perang urat syaraf terhadap kubu Milan. Kuzmanovic tak sependapat dengan penilaian Presiden Milan Silvio Berlusconi yang yakin di akhir musim skuat asuhan Massimiliano Allegri dapat meraih gelar.
“Maaf saja, tapi saya pikir ia (Berlusconi) salah. Tahun ini Milan tak akan mampu meraih satu gelar pun. Mereka akan mengakhiri musim nirgelar. Sementara, kami masih berpeluang meraih gelar di ajang Coppa Italia dan Europa League,” ujar Kuzmanovic sesumbar seperti yang dikutip Tuttosport.
Menurut Kuzmanovic, bermain di ajang kompetisi Eropa sangat berbeda dibanding kompetisi domestik. “Mereka mampu mengalahkan Barcelona, kami menaklukan Cluj. Akan tetapi, kompetisi Eropa sangat berbeda ketimbang liga. Permainannya benar-benar berbeda. Saya yakin di Spanyol, jalannya laga antara Barca dan Milan akan berbeda,” ramal Kuzmanovic.
Disinggung tentang laga nanti malam, Kuzmanovic sangat yakin jika ia dan Inter mampu memetik kemenangan. “Ya, memang benar, meskipun Fiorentina bermain bagus, saya tidak pernah mengalahkan Milan. Saat ini kami beruntung mengingat tidak ada lagi (Alexandre) Pato di kubu Milan. Ia tipikal pemain yang sangat cepat dan selalu mencetak gol. Saya yakin, kali ini kami tidak akan menelan kekalahan. Pun demikian, hasilnya tidak akan berakhir 0-0. Kami ingin meraih kemenangan dan menggeser Milan dari posisinya di klasemen,” pungkas Kuzmanovic berapi-api.
Sampai usainya giornata ke-25, Inter masih bertengger di peringkat kelima dengan jumlah 43 poin. Sementara, Milan berada di posisi tiga besar dengan jumlah 44 angka. Artinya, kemenangan di laga derby akan membuat Nerazzurri menggeser posisi Rossoneri. (Goal)
Meski demikian, pemain kelahiran Swiss berusia 25 tahun ini begitu yakin dapat mengakhiri paceklik kemenangan dengan klub barunya Inter Milan. Seperti diketahui, Nerazzurri akan menjamu Rossoneri dalam derby paling bergengsi di Italia itu di Giuseppe Meazza, Minggu (24/2/13) malam waktu setempat atau Senin (25/2/13) dinihari WIB.
Selain meyatakan keyakinannya itu, Kuzmanovic melontarkan psy-war alias perang urat syaraf terhadap kubu Milan. Kuzmanovic tak sependapat dengan penilaian Presiden Milan Silvio Berlusconi yang yakin di akhir musim skuat asuhan Massimiliano Allegri dapat meraih gelar.
“Maaf saja, tapi saya pikir ia (Berlusconi) salah. Tahun ini Milan tak akan mampu meraih satu gelar pun. Mereka akan mengakhiri musim nirgelar. Sementara, kami masih berpeluang meraih gelar di ajang Coppa Italia dan Europa League,” ujar Kuzmanovic sesumbar seperti yang dikutip Tuttosport.
Menurut Kuzmanovic, bermain di ajang kompetisi Eropa sangat berbeda dibanding kompetisi domestik. “Mereka mampu mengalahkan Barcelona, kami menaklukan Cluj. Akan tetapi, kompetisi Eropa sangat berbeda ketimbang liga. Permainannya benar-benar berbeda. Saya yakin di Spanyol, jalannya laga antara Barca dan Milan akan berbeda,” ramal Kuzmanovic.
Disinggung tentang laga nanti malam, Kuzmanovic sangat yakin jika ia dan Inter mampu memetik kemenangan. “Ya, memang benar, meskipun Fiorentina bermain bagus, saya tidak pernah mengalahkan Milan. Saat ini kami beruntung mengingat tidak ada lagi (Alexandre) Pato di kubu Milan. Ia tipikal pemain yang sangat cepat dan selalu mencetak gol. Saya yakin, kali ini kami tidak akan menelan kekalahan. Pun demikian, hasilnya tidak akan berakhir 0-0. Kami ingin meraih kemenangan dan menggeser Milan dari posisinya di klasemen,” pungkas Kuzmanovic berapi-api.
Sampai usainya giornata ke-25, Inter masih bertengger di peringkat kelima dengan jumlah 43 poin. Sementara, Milan berada di posisi tiga besar dengan jumlah 44 angka. Artinya, kemenangan di laga derby akan membuat Nerazzurri menggeser posisi Rossoneri. (Goal)