Liputan6.com, Jakarta - Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Dewa United dalam laga pekan ke-20 BRI Liga 1 2022/2023 yang dihelat di Indomilk Arena, Minggu (22/1/2023). Pendekar Cisadane takluk 2-3 dari Tangsel Warrior, meski sempat memimpin lebih dulu di babak pertama.
Persita Tangerang banyak memberi tekanan di awal pertandingan, Namun, taka da peluang terlalu berbahaya yang mampu diciptakan. Kedua kesebelasan masih sama-sama buntu hingga laga berjalan lebih dari 10 menit.
Advertisement
Ramiro Fergonzi meningkatkan tensi permainan di menit ke-16. Lepas dari jebakan offside, pemain berusia 33 tahun itu mencoba melesakkan bola ke gawang Dewa United. Sayang, upayanya masih mampu diadang oleh Deden Natshir.
Memasuki menit ke-20, giliran Tangsel Warrior yang menebar ancaman di area pertahanan Persita. Miftah Anwar Sani melepaskan tembakan kaki kiri yang tajam mengarah ke gawang Pendekar Cisadane. Keuntungan bagi Persita lantaran aksinya bisa digagalkan Dede Sulaiman.
Persita akhirnya mampu memecah kebuntuan tak lama berselang. Fergonzi tampil sebagai momok bagi tim lawan di menit 21. Memanfaatkan umpan dari Muhammad Toha, tandukannya sukses menjebol jaring yang dikawal Deden Natshir.
Fergonzi nyaris mencetak angka kedua bagi Pendekar Cisadane di menit 33, kalau saja bola yang dikirim dengan kaki kanan bagian belakangnya tak melaju terlalu lemah.
Justru Dewa United yang gantian mendapat kesempatan untuk mencetak angka penyeimbang. Karim Rossi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti di menit 35. Aksi ini rupanya gagal diamankan oleh Dede. Alhasil, kedudukan sementara berubah menjadi 1-1.
Persita Tangerang dan Dewa United kembali buntu mendekati turun minum. Tidak ada peluang baru yang mampu dikonversi menjadi gol oleh duo kesebelasan. Skor imbang pun bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Tangsel Warrior tampil makin ganas di babak kedua. Dewa United bahkan cuma butuh waktu empat menit pasca turun minum untuk menggandakan torehan skornya. Kali ini, giliran Majed Osman yang mencatatkan nama di papan skor pada menit 49.
Pendekar Cisadane seolah tak diberi waktu untuk bermanuver. Tangsel Warrior terus menebar ancaman di bidang pertahanan Persita Tangerang.