Usai Dihajar Manchester City, Antonio Conte Ogah Bicarakan Masa Depannya di Tottenham

Manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte ogah membahas masa depannya di klub usai The Lilywhites takluk 2-4 oleh Manchester City dalam laga lanjutan Liga Inggris 2022/2023 pada Jumat (20/1/2023) dini hari WIB.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 20 Januari 2023, 16:00 WIB
Antonio Conte. Pelatih berusia 53 tahun yang sejak November 2021 menangani Tottenham Hotspur usai menggantikan Nuno Espirito Santo yang dipecat saat musim 2021/2022 telah berjalan ini sebelumnya juga sempat membesut Chelsea di Liga Inggris selama 2 musim pada 2016/2017 dan 2017/2018. Bersama Chelsea ia mampu meraih gelar Liga Inggris pada musim perdananya. Sementara bersama Spurs, ia sukses meloloskan Harry Kane dkk ke Liga Champions musim ini. Saat ini ia tengah dibujuk Juventus untuk pulang kampung menggantikan posisi Massimiliano Allegri. (AFP/Glyn Kirk)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte nampaknya mulai ragu pada masa depan jangka panjangnya di klub usai The Lilywhites jadi korban comeback Manchester City dalam laga lanjutan Liga Inggris 2022/2023 pada Jumat (20/1/2023) dini hari WIB.

Seperti diketahui, tim racikan Conte baru saja menelan pil pahit saat bertandang ke markas The Citizens. Harry Kane dan kawan-kawan dijahar 2-4 oleh City, meski sempat unggul lebih dulu dengan 2-0 di pengujung babak pertama.

Hasil ini membuat Tottenham terkunci di peringkat lima klasemen sementara dengan torehan 33 poin dari 20 pertandingan. The Lilywhites terpaut 14 poin dari Arsenal yang menempati posisi puncak meski baru memainkan 18 laga.

Buruknya situasi Tottenham Hotspur membuat kelanjutan karier Antonio Conte bersama klub London Utara mulai duragukan. Apalagi kontrak juru taktik berusia 53 tahun tersebut memang akan berakhir pada musim panas mendatang.

Conte sendiri pun enggan memberi jawaban pasti saat ditanyai mengenai masa depannya selepas laga kontra Manchester City. Ia mengeklaim bahwa masalah personalnya yang berkaitan dengan saat ini tak boleh memengaruhi kinerjanya di tim.

“Tentu saja (jika dilihat) dari aspek pribadi, ini adalah musim yang sulit karena berbagai hal yang terjadi, tetapi sekarang hal itu tidak penting,” tutur Conte seperti dilansir dari Daily Mail.

“Situasi ini adalah situasi pribadi saya, dan akan ada waktu untuk membuat keputusan yang tepat bagi saya, bagi masa depan saya, serta bagi keluarga saya. Situasi ini tidak akan memengaruhi pekerjaan dan tim,” sambungnya.

“Saya tahu tugas saya di tengah situasi ini. Saya bekerja sangat keras karena saya ingin berkembang. Saya ingin mengembangkan tim dan klub sesuai visi saya, ide saya, dan saran saya,” tandas eks pelatih Inter Milan.


Calon Pengganti

Thomas Tuchel dipecat dari Chelsea pada awal musim 2022/2023. Performa buruk The Blues menjadi alasannya. Posisinya kini digantikan oleh Graham Potter yang pada akhir-akhir ini juga sering menuai hasil buruk bersama Chelsea. Selama 1,5 tahun di Stamford Bridge, Tuchel berhasil membawa pulang berbagai gelar bergengsi, termasuk gelar juara Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. Pria 49 tahun itu saat ini sedang tak menukangi klub manapun per Januari 2023. Namun, Tuchel sepertinya tak akan kesulitan mencari pelabuhan baru dalam waktu dekat. (AFP/Denis Lovrovic)

Sekadar informasi, Tottenham sejatinya masih memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak pelatih asal Italia selama 12 bulan. Namun, laporan Daily Mail sebelumnya mengeklaim pilihan tersebut tak akan diaktifkan jika kedua pihak merasa visi mereka tidak sejalan.

Lanjut Baca:

Adapun Conte sebenarnya ingin membuktikan ambisinya kepada klub London Utara. Sayangnya alih-alih sukses, performa The Lilywhites belakangan mulai menurun. Harry Kane dan kawan-kawan bahkan terpaut lima poin dari Newcastle yang menghuni top four. Kabar menyebut terdapat dua nama yang dipertimbangkan untuk menjadi pengganti Conte jka sang manajer hengkang dari Tottenham. Thomas Tuchel dan Mauricio Pochettino berpotensi masuk dalam daftar pilihan Daniel Levy jika memilih berpisah dengan manajer 53 tahun. Seperti diketahui, Tuchel dan Pochettino memang tengah menganggur usai kehilangan pekerjaan di klub lamanya. Juru taktik asal Jerman didepak oleh Chelsea dan digantikan dengan Graham Potter. Sementara itu, Pochettino terpaksa angkat kaki dari Paris Saint-Germain (PSG) meski telah mengantar Les Parisiens menjadi juara Ligue 1.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya