Wanita Bicara 20 Ribu Kata per Hari, Pria Hanya 7.000 Kata

Wanita dikenal makhluk yang lebih cerewet dibanding pria. Dalam sehari saja wanita bisa berbicara 20 ribu kata, sedangkan pria hanya 7.000 kata. Apa alasan wanita lebih cerewet ketimbang pria?

oleh Liputan6 diperbarui 21 Feb 2013, 09:22 WIB
Wanita dikenal makhluk yang lebih cerewet dibanding pria. Dalam sehari saja wanita bisa berbicara 20 ribu kata, sedangkan pria hanya 7.000 kata. Apa alasannya?

Penyebab wanita cerewet itu adalah protein Foxp2. Sebelumnya terungkap kalau wanita berbicara sekitar 20 ribu kata per hari, atau kelebihan 13 ribu dibandingkan rata-rata pria.

Dan kini ilmuwan menemukan kunci yang menjelaskan alasan wanita lebih banyak bicara dibanding pria. Sebuah penelitian menunjukkan tingginya kadar protein FOXP2 di dalam otak manusia. Protein itu merupakan protein bahasa sehingga wanita jadi lebih banyak bicara. Pada manusia, protein itu banyak pada wanita sedangkan pada tikus pada jantannya.

Seperti dikutip Dailymail, Kamis (21/2/2013), para ilmuwan AS mencari cara apa yang bisa membuat tikus jantan lebih vokal dibanding pasangannya di kandang. Anak tikus yang baru berusia 4 hari dipisahkan dari ibunya dan menghitung berapa kali berteriak.

Anak tikus yang jantan dan betina berteriak ratusan kali, tapi yang jantan lebih sering dua kali. Akibatnya, anak tikus itu dimasukkan kembali ke kandang dengan ibunya.

Peneliti menguji otak tikus itu dan menemukan protein FOXP2 itu yang membuat anak tikus jantan lebih cerewet dua kali lipat. Peneliti kemudian menggenjot produksi protein itu di tikus betina dan mengurangi dalam jantan. Ini menyebabkan tikus betina lebih sering menangis dan induknya menunjukkan perhatian yang lebih kepadanya. Sebaliknya pada jantan, yang jadi kurang bicara. Penelitian ini dicantumkan dalam Journal of Neuroscience.

Selanjutnya, peneliti Universitas Maryland menguji sampel dari sepuluh anak laki-laki dan perempuan berusia antara tiga dan lima tahun. Hasilnya, anak-anak perempuan memiliki protein tersebut 30 persen lebih banyak dibandingkan FOXP2 pada anak laki-laki. Dan ini terletak di area otak yang menjadi kunci bahasa pada manusia.

"Berdasarkan pengamatan kami, kami mendalilkan kadar FOXP2 yang lebih tinggi pada anak perempuan dan FOXP2 yang lebih tinggi pada tikus jantan yang merupakan indikasi kalau protein FOXP2 berhubungan dengan jenis kelamin yang lebih komunikatif," kata Peneliti Margaret McCarthy.

Peneliti juga menunjukkan kalau perempuan senang mengobrol sejak usia muda. Anak perempuan belajar berbicara lebih awal dan lebih cepat dibanding anak laki-laki. Anak perempuan memiliki kosakata yang lebih banyak dan berbagai jenis kalimat dibandingkan anak laki-laki dalam usia yang sama.(Mel/Igw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya