Pada perdagangan perdananya di Bursa Efek Indonesia hari ini, harga saham PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menguat 45,6% menjadi Rp 335 per saham pada pukul 09.33 WIB.
Volume transaksi tercatat 17.768 kali dengan nilai Rp 3 miliar. Emiten berkode TPMA ini merupakan perusahaan kelima yang melakukan listing perdana pada tahun ini. Penjamin emisi aksi korporasi ini adalah PT BCA Sekuritas.
Perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran ini melepas sebanyak 395 juta lembar saham atau sebesar 15% dari modal yang ditempatkan dan telah disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp 230 per saham, emiten ini menargetkan dapat memperoleh dana hasil IPO sebesar Rp 90,85 miliar.
Direktur Utama Trans Power Daniel Wardojo sebelumnya menjelaskan dana hasil IPO akan digunakan untuk membiayai pembelian sekitar 4-7 set kapal tunda dan tongkang serta satu floating crane untuk menunjang kegiatan operasional perseroan.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, emiten pelayaran ini merupakan emiten yang kelima, dengan adanya penambahan emiten ini diharapkan pasar modal makin terus ramai.
"Emiten pelayaran ini adalah emiten yang kelima dalam tahun ini, semoga pasar modal lebih semarak lagi," ujar Ito saat pencatatan saham perdana Trans Power di Gedung BEI, Rabu (20/2/2013).
Trans Power Marine membukukan pendapatan sebesar US$ 37 juta hingga kuartal III 2012, dengan laba bersih US$ 7 juta. Aset perseroan mencapai US$74 juta, liabilitas sebesar US$ 39 juta dan ekuitas (modal) mencapai US$ 34 juta. (Dis/Ndw)
Volume transaksi tercatat 17.768 kali dengan nilai Rp 3 miliar. Emiten berkode TPMA ini merupakan perusahaan kelima yang melakukan listing perdana pada tahun ini. Penjamin emisi aksi korporasi ini adalah PT BCA Sekuritas.
Perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran ini melepas sebanyak 395 juta lembar saham atau sebesar 15% dari modal yang ditempatkan dan telah disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp 230 per saham, emiten ini menargetkan dapat memperoleh dana hasil IPO sebesar Rp 90,85 miliar.
Direktur Utama Trans Power Daniel Wardojo sebelumnya menjelaskan dana hasil IPO akan digunakan untuk membiayai pembelian sekitar 4-7 set kapal tunda dan tongkang serta satu floating crane untuk menunjang kegiatan operasional perseroan.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, emiten pelayaran ini merupakan emiten yang kelima, dengan adanya penambahan emiten ini diharapkan pasar modal makin terus ramai.
"Emiten pelayaran ini adalah emiten yang kelima dalam tahun ini, semoga pasar modal lebih semarak lagi," ujar Ito saat pencatatan saham perdana Trans Power di Gedung BEI, Rabu (20/2/2013).
Trans Power Marine membukukan pendapatan sebesar US$ 37 juta hingga kuartal III 2012, dengan laba bersih US$ 7 juta. Aset perseroan mencapai US$74 juta, liabilitas sebesar US$ 39 juta dan ekuitas (modal) mencapai US$ 34 juta. (Dis/Ndw)