Fernando Santos Dipecat Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Jose Mourinho Jadi Suksesor?

Fernando Santos kehilangan pekerjaannya di Timnas Portugal usai anak-anak asuhnya tersingkir oleh Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022. Pelatih sukses Jose Mourinho digadang-gadang bisa menjadi suksesor Santos di Selecao das Quinas.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 16 Desember 2022, 16:29 WIB
Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal berusia 59 tahun yang baru semusim menukangi AS Roma sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada awal musim 2021/2022 ini mampu membawa FC Porto dan Inter Milan berlaga di final Liga Champions. (AFP/Christophe Simon)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Portugal di Piala Dunia 2022, Fernando Santos, didepak usai Selecao das Quinas tersingkir di babak perempat final.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Maroko yang mampu mengalahkan mereka dengan skor tipis 1–0 pada Sabtu (10/12/2022) lalu.

Federasi Sepak Bola Portugal telah mengonfirmasi kabar terkait pemecatan Santos di tim nasional. Mereka menyatakan bahwa keputusan mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih diambil demi membangun iklim baru yang lebih baik dalam tubuh Portugal.

“Federasi Sepak Bola Portugal dan Fernando Santos telah sepakat untuk mengakhiri perjalanan sukses kami yang dimulai pada September 2014,” tulis FPF dalam pernyataannya seperti dilansir dari laporan 90min.com.

“Setelah satu partisipasi terbaik yang pernah diikuti Timnas (Portugal) di putaran final Piala Dunia Qatar, FPF dan Santos menyadari bahwa ini adalah momentum yang tepat untuk memulai silkus baru,” kata mereka.

Sekadar informasi, Santos sebenarnya telah mempersembahkan sejumlah gelar selama waktunya di Selecao das Quinas. Pelatih berusia 68 tahun itu mengantar Portugal memenangkan Euro 2016 serta Nations League pada 2019.

Malang, catatan tersebut nampaknya belum cukup untuk menyelamatkan posisi Santos saat ini. FPF pun mau tak mau harus buru-buru menemukan pengganti demi memimpin Selecao das Quinas yang akan segera memulai kampanye Euro 2024.

Bos Lille Paulo Fonseca digadang-gadang sebagai salah satu kandidat potensial untuk mengisi kursi panas Portugal. Walau begitu, laporan di Italia mengungkap tak ada sosok lain yang lebih cocok untuk menempati posisi tersebut dibanding Jose Mourinho.


Manajer Tersukses

AS Roma menjadi klub teranyar yang berhasil dibawa Jose Mourinho meraih trofi. The Special One sukses membawa AS Roma mendapatkan trofi Europa Conference League, yang termasuk trofi mayor Eropa pertama sepanjang sejarah klub Ibu Kota Italia itu. (AFP/Gent Shkullaku)

Dilansir dari Metro, Mourinho memang kerap dilabeli sebagai manajer Portugal tersukses sepanjang masa. Ia diketahui sudah melanglang buana di sejumlah klub papan atas. Mulai dari Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, Tottenham Hotspur, hingga yang teranyar AS Roma.

Mourinho juga tercatat mampu mengangkat berbagai trofi bergengsi bersama tim terdahulu. Koleksi gelarnya mencakup delapan trofi liga domestik serta dua Liga Champions. Akan tetapi, sang pelatih belum pernah mengecap kejayaan di level internasional.

Lanjut Baca:

Mourinho sebenarnya nampak sangat berkomitmen pada posisinya di AS Roma. Akan tetapi, laporan mengeklaim juru taktik berusia 59 tahun bisa saja mengambil peran ganda, yakni mengelola klub dan negara secara bersamaan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya