Liputan6.com, Jakarta Tak ada yang menyangka Kroasia bisa terus melaju hingga tembus babak semifinal Piala Dunia 2022. Skuad veteran negeri Balkan ini bukan tanpa peluang mengulang sukses empat tahun lalu.
Kroasia adalah finalis pada Piala Dunia 2018. Tetapi seakan tidak diperhitungkan selama Piala Dunia Qatar berlangsung.
Advertisement
Media lebih membicarakan ofensifnya permainan Brasil, comeback menawan Lionel Messi dan Argentina, juga bagaimana Jepang memukau dengan daya juang menghadapi negara-negara unggulan.
Perlahan tapi pasti Kroasia memperlihatkan kedewasaan mereka menghadapi tiap pertandingan Piala Dunia Qatar. Skuad "Kotak-Kotak" secara mengejutkan dua kali menyingkirkan lawan yang lebih diunggulkan.
Tiga lawan mereka di fase grup bukan negara yang mudah. Maroko sesama semifinalis dan perwakilan pertama Afrika di empat besar Piala Dunia, Belgia diperkuat "generasi emas" dan Kanada punya semangat debutan.
Tetapi, Kroasia nyatanya tidak terkalahkan. Sukses menahan imbang 0-0 Maroko di partai pembuka. Setelah itu menang telak 4-1 atas Kanada sebelum menyingkirkan Belgia dalam laga pamungkas Grup F yang berakhir 0-0.
Pada babak 16 besar, lagi-lagi Kroasia datang dengan status underdog menghadapi Jepang. Skuad "Samurai Biru" berhasil mencuri perhatian publik berkat penampilan pantang menyerah.
Tak heran, Jepang lebih banyak dukungan saat laga di Al Janoub Stadium. Tetapi kegigihan sebaliknya malah diperlihatkan Kroasia, menyamakan kedudukan dan memaksa laga hingga adu penalti.
Ketika itu juga pengalaman Kroasia menghadapi situasi tegang jadi kunci. Tiga eksekutor Jepang berhasil digagalkan kiper Dominik Livakovic, Kroasia pun lolos dan menantang Brasil di perempat-final.
Gaya Pragmatis, Luar Biasa Adu Penalti
Pada babak delapan besar, sekali lagi Kroasia hadir sebagai underdog menghadapi sang favorit juara, Brasil, di Education City Stadium.
Apalagi Brasil baru saja meraih kemenangan 4-1 atas Korea Selatan di babak 16 besar. Jadi tak heran kalau Selecao lebih mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Tapi sekali lagi Kroasia berhasil tampil mengejutkan. Bangkit pada perpanjangan waktu. Gol Bruno Petkovic berhasil menyamakan kedudukan atas gol Neymar.