Liputan6.com, Jakarta Prancis kini makin dekat untuk mempertahankan trofi Piala Dunia yang diraihnya empat tahun lalu. Mereka baru saja merebut tiket terakhir ke babak semifinal FIFA World Cup 2022 usai menumbangkan Inggris dalam duel yang dihelat Minggu (11/12/2022).
Les Bleus berjaya lewat dua gol yang dilesakkan oleh Aurelien Tchouameni (’17) dan Olivier Giroud (’78). Sementara itu, The Three Lions hanya mendapat satu angka hiburan berkat tendangan penalti Harry Kane pada menit ke-54.
Advertisement
Inggris sebenarnya bisa memaksa terjadinya perpanjangan waktu kalau saja mereka mampu memanfaatkan penalti kedua mendekati pengujung laga. Sayangnya, Kane yang kembali ditunjuk sebagai algojo gagal menunaikan tugasnya dengan baik.
Menanggapi kemenangan tersebut, Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps ogah terlalu bertinggi hati. Ia menganggap Les Bleus cuma hoki lantaran berhasil menaklukkan Inggris di babak perempat final Piala Dunia 2022.
“Dalam pertandingan-pertandingan penting seperti ini, selalu ada detail kecil, dan untungnya hal itu berjalan sesuai keinginan kami. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk memenangkan laga. Terkadang (dalam sepak bola), Anda membutuhkan sedikit keburuntungan,” ujarnya seperti dilansir dari Metro.
Lebih lanjut, Deschamps juga memaparkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki Inggris dalam kompetisi sepak bola empat tahunan. Menurutnya, The Three Lions punya komposisi pemain berkualitas serta kemampuan teknis yang tinggi.
“Inggris memiliki skuad yang sangat bagus. Hal yang mereka tampilkan dari segi kemampuan teknis dan intensitas sangat mengesankan,” ungkap Deschamps.
“Saya menyesal (karena) tim kami membiarkan mereka mendapat (dua) penalti, tetapi kemudian mereka melewatkan penalti yang satunya. Walau begitu, penghargaan juga patut diberikan kepada tim kami. Kami menunjukkan beberapa hal bagus dan kami masih bisa berbahaya,” katanya menambahkan.
Punya Pengalaman
Deschamps memandang Prancis cukup unggul karena memiliki pengalaman di Piala Dunia. Namun, bukan berarti skuad The Three Lions bisa dikatakan kurang berpengalaman.
Tak dapat dimungkiri beberapa pemain penting di Timnas Inggris memang masih berusia muda. Kendati demikian, sebagian besar dari mereka berkarier di klub-klub papan atas Eropa.