Inggris Gagal ke Semifinal Piala Dunia 2022, Gareth Southgate Diminta Tidak Mundur

Inggris gagal melangkah ke semifinal Piala Dunia 2022. Walau begitu pelatih The Three Lions Gareth Southgate tak banjir kritikan. Ia malah diminta tetap menangani Timnas Inggris hingga Euro 2024.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiperbarui 11 Desember 2022, 19:48 WIB
Pelatih Inggris, Gareth Southgate menghibur Harry Kane usai mereka disingkirkan Prancis di perempat final Piala Dunia 2022, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. (AP Photo/Hassan Ammar)

Liputan6.com, Jakarta - Inggris menjadi negara keempat yang harus mengubur impiannya untuk merebut trofi Piala Dunia 2022 usai tersingkir di perempat final. The Three Lions takluk 1–2 oleh Prancis dalam laga yang dihelat di Stadion Al Bayt, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB.

Harry Kane dan kawan-kawan memang lebih dulu tertinggal dari Les Bleus. Prancis sanggup mengontrol permainan dan memaksa Inggris berada di posisi tertekan. Serangan demi serangan dilancarkan hingga berbuah angka pertama lewat aksi Aurelien Tchouameni pada menit 17.

The Three Lions baru bisa mencetak gol penyeimbang pasca turun minum. Ekeskusi penalti Kane di menit 54 mengubah kedudukan sementara menjadi imbang 1–1. Sayangnya, Inggris kembali kecolongan di 12 menit akhir waktu normal.

Olivier Giroud mecetak angka kedua bagi Prancis sekaligus mengantar timnya unggul 2–1. Inggris sebenarnya punya kesempatan untuk memaksa pertandingan berlanjut ke extra time. The Three Lions kembali mendapat hadiah penalti di menit 82.

Namun sayang, kapten Timnas Inggris kali ini gagal menunaikan tugasnya. Kane tak kuasa mengonversi peluang emas menjadi angka lantaran sepakannya melambung meninggalkan mistar gawang. Alhasil, The Three Lions takluk di tangan sang juara bertahan.

Terlepas dari kegagalan tersebut, juru taktik Inggris Gareth Southgate tetap mendapat tanggapan hangat dari pengamat. Eks pemain MU Gary Neville menilai Southgate merupakan sosok yang tepat untuk Inggris.

Pria berusia 47 tahun itu berharap sang pelatih masih akan menangani The Three Lions dalam perhelatan Piala Eropa 2024.

“Saya ingin Gareth bertahan (di Timnas Inggris) selama dua tahun lagi. Saya mau dia tetap ada di situ, entah sebagai pelatih atau dengan peran lainnya di FA pada masa mendatang,” tutur Neville pasca kekalahan Inggris dari Prancis, seperti dilansir dari Metro.

Lanjut Baca:

“Inggris dalam sepuluh tahun terakhir sudah memanangkan turnamen (usia) remaja. Kami juga memenangkan kompetisi (sepak bola) wanita pada musim panas. Kami pun mencapai final (kategori putra) di Euro. (Inggris) bermain dengan sangat baik,” sambung dia. “Kami memiliki skuad dengan pemain teknik yang bagus. Inggris sekarang berada di posisi yang cukup bagus, mari kita perjelas (fakta) ini,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya