Libas Brasil di 8 Besar Piala Dunia 2022, Tidak Ada yang Mau Adu Penalti Melawan Kroasia

Tidak akan ada tim yang mau melewati adu penalti melawan Kroasia di Piala Dunia. Pasalnya, rekor mereka sangat impresif.

oleh Mohamad TaufikDiperbarui 10 Desember 2022, 01:24 WIB
Kiper Timnas Kroasia, Dominik Livakovic bersama rekan-rekannya merayakan kemenangan atas Brasil lewat adu penalti dalam babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, Jumat (9/12/2022) malam WIB. (AFP/Jewel Samad)

Liputan6.com, Jakarta - Tidak akan ada tim yang mau melewati adu penalti melawan Kroasia di Piala Dunia. Pasalnya, rekor mereka sangat impresif.

Kroasia kini sudah melewati empat adu penalti pada pesta sepak bola termegah sejagad tersebut. Hasilnya mereka selalu meraih kemenangan.

Teranyar Luka Modric dan kawan-kawan mengalahkan favorit juara Brasil 4-2 (1-1) pada perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Education City, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.

Sebelumnya mereka menaklukkan Rusia (4-3, 8 besar 2018), Denmark (3-2, 16 besar 2018), dan Jepang (3-1, 16 besar 2022).

Dengan torehan ini, Kroasia menyamai torehan Jerman soal kemenangan adu penalti. Jerman juga sudah empat kali menyingkirkan lawan setelah melewati babak tos-tosan. 

Sebenarnya ada satu negara lain yang juga memenangkan empat adu penalti di Piala Dunia. Namun, tidak seperti Jerman dan Kroasia, Argentina sudah merasakan satu kekalahan melalui proses tersebut.


Lewati Brasil

Pemain Timnas Kroasia, Bruno Petkovic (kiri) mencetak gol penyeimbang 1-1 ke gawang Timnas Brasil dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Al Rayyan, Qatar, Jumat (9/12/2022) malam WIB. (AFP/Adrian Dennis)

Kroasia menyamai Jerman usai melewati laga berat di Education City. Mereka dalam tekanan Brasil yang menampilkan permainan indah alias Jogo Bonito sejak awal laga. Namun, Kroasia tidak gentar dan sesekali melancarkan serangan cepat berbahaya.

Bek kanan Josip Juranovic melakukan penetrasi yang mengancam pertahanan Brasil. Dia melepas bola ke Mario Pasalic yang kemudian memberi umpan silang. Sayang Juranovic dan Ivan Perisic gagal menyambutnya.

Brasil membalas. Tendangan Vinicius Jr mudah dihentikan kiper Dominik Livakovic. Pemain Real Madrid itu lalu melakukan kombinasi dengan Richarlison yang sempat membuat Kroasia panik. Sayang tendangannya masih bisa diblok. Selanjutnya giliran Neymar yang menguji Livakovic.

Kroasia tidak tinggal diam. Juranovic kembali membantu serangan. Kali ini dia mengirim umpan diagonal ke Perisic di sisi lain lapangan. Pemain Tottenham Hotspur itu menusuk ke dalam dan melepas tendangan jarak jauh. Namun upayanya jauh melenceng.

Brasil mendapat kesempatan lain lewat tendangan bebas. Kembali usaha Neymar masih dapatt dihentikan Livakovic. Skor masih tanpa gol di babak pertama.

Selecao terus menekan selepas jeda. Hasilnya adalah serangkaian aksi gemilang Livakovic di bawah mistar. Pertama dia mencegah bek Josko Gvardiol melakukan gol bunuh diri. Livakovic lalu menghentikan upaya Neymar dan Lucas Paqueta.

Lanjut Baca:

Kesulitan menembus pertahanan Kroasia, pelatih Brasil Tite memasukkan Antony dan Rodrigo Goes. Namun, kehadiran mereka membuat keadaan tidak banyak berubah. Brasil kembali mencoba melalui Neymar yang mendapat umpan terobosan dari Richarlison. Namun, Livakovic sigap meninggalkan sarang untuk menutup ruang tembak. Livakovic kemudian meredam tendangan Paqueta dan Antony. Kroasia kesulitan memberi ancaman berarti ke gawang Brasil. Setidaknya mereka berhasil menahan gempuran lawan dan memaksa digelarnya tambahan waktu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya