Polandia Vs Argentina di Piala Dunia 2022, Bek MU Sengaja Disimpan karena Kurang Jangkung?

Lisandro Martinez hanya dijadikan penghangat bangku cadangan dalam laga pemungkas Grup C Piala Dunia 2022 antara Polandia vs Argentina, keputusan ini diambil lantaran posturnya dinilai terlalu mungil untuk menandingi lawan.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 01 Desember 2022, 14:45 WIB
Penyerang Meksiko, Alexis Vega berebut bola dengan bek Argentina, Lisandro Martinez selama pertandingan grup C Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Lusail di Lusail, Qatar, Minggu 27 November 2022. Argentina kini berada diuturan kedua klasemen dengan dua poin. (AP Photo/Darko Bandic)

Liputan6.com, Jakarta Bintang Manchester United (MU) Lisandro Martinez tak masuk dalam starting XI Argentina di laga pemungkas Grup C Piala Dunia 2022 kontra Polandia.

Bek berusia 24 tahun itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Ia bahkan tak diturunkan sama sekali sepanjang perjuangan La Albiceleste mengamankan tiket menuju babak 16 besar di matchday ketiga.

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memilih mempercayakan posisi bek tengah kepada Nicolas Otamendi dan Cristian Romero. Laporan Ole mengeklaim keputusan itu dipicu oleh postur tubuh Martinez yang tidak terlalu tinggi.

Eks pemain Ajax Amsterdam memang tergolong mungil untuk ukuran penggawa lini belakang. Tingginya cuma mencapai 175 cm. Alhasil, Romero menjadi opsi yang lebih disukai oleh juru taktik Tim Tango saat melawan Polandia.

Ia dipandang sanggup menandingi pemain-pemain jangkung Orly. Apalagi, Polandia juga menempatkan Robert Lewandowski sebagai juru gedor, yang memiliki postur 185 cm.

Lebih lanjut, Metro mengeklaim staf pelatih Argentina memang ingin memberi tambahan menit bermain bagi Romero. Langkah ini diperlukan agar penggawa Tottenham Hotspur mendapat kepercayaan diri dan menemukan ritme permainan jelang babak 16 besar.

Sekadar informasi, Romero sejatinya juga mendapat kesempatan menjadi starter saat Argentina melakoni duel perdana kontra Arab Saudi. Namun, pemain kelahiran 1998 langsung ditarik keluar setelah The Green Falcons melesakkan dua gol ke gawang Tim Tango.

Martinez lantas digiring masuk untuk menggantikan Romero. Penggawa MU pun dimainkan sejak menit pertama kala Argentina menghadapi Meksiko. Ia sukses membantu timnya mencatatkan clean sheet di laga tersebut.


Lini Depan

Julian Alvarez dari Argentina (kiri depan) dipeluk rekan setimnya Enzo Fernandez setelah mencetak gol pada pertandingan Grup C Piala Dunia melawan Polandia di Stadion 974, Doha, Qatar, Kamis, 1 Desember 2022. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Di lini depan, Lionel Scaloni mengirim pemain Manchester City Julian Alvarez untuk bergabung dengan Messi dan Angel Di Maria. Sang pelatih melakukan rotasi pada Lautaro Martinez, yang sebelumnya kerap menjadi andalan Tim Tango.

Pilihan Scaloni terbilang tepat. Penggawa berusia 22 tahun sanggup memastikan kemenangan timnya usai menyumbangkan gol di menit ke-67. Sementara itu Lionel Messi justru menjadi korban ketangkasan Wojciech Szczesny usai gagal mengeksekusi penalti di menit 39.

Lanjut Baca:

Adapun man of the match di pertandingan kali ini jatuh pada Alexis Mac Allister. Ia menjadi sosok penting yang membuka keran gol Argentina dengan merobek gawang Timnas Polandia sesaat setelah turun minum.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya