Liputan6.com, Jakarta- Setiap pesepak bola tentunya memiliki idola sebelum terkenal. Begitu pula dengan winger Brasil, Rodrygo Goes, walau pemuda berusia 21 tahun itu menjadi topik pembicaraan di Piala Dunia 2022 Qatar.
Pemain kelahiran Osasco, Brasil, 9 Januari 2001, tersebut mengaku sangat mengidolakan Neymar Jr, rekan setimnya di skuad Brasil saat ini. Pemain bernama lengkap Rodrygo Silva de Goes itu juga mengidolakan Zinedine Zidane dan Eden Hazard.
Advertisement
Menurut Rodrygo, Neymar begitu menginspirasi dirinya saat menekuni dunia sepak bola. Fakta itu pula yang membuatnya bersedia dipinang Santos, tim yang pernah diperkuat Neymar sebelum hijrah ke Barcelona dan kini membela Paris Saint-Germain. “Saya senang karena saat ini bisa satu tim dengan Neymar, walau sangat disesali Neymar mengalami masalah kebugaran,” ucap Rodrygo.
Namun, bagaimana ceritanya jika Rodrygo bertemu dengan senior sekaligus pendahulunya, Ronaldo Luis Nazario de Lima. Apakah Rodrygo akan putar haluan memuja legenda Brasil berjuluk Fenomeno tersebut?
Mungkin hanya Rodrygo yang bisa menjawabnya, tapi kejadian unik sekaligus kocak dilakukan winger Real Madrid itu saat menjalani sesi wawancara dengan Ronaldo selepas Brasil mengempaskan Swiss 1-0, Senin (28/11/2022).
Pada momen langka itu, Ronaldo mendapat tugas memberikan sejumlah pertanyaan kepada bintang masa depan Selecao tersebut. Dan, Rodrygo tampak santai menjawab semua pertanyaan.
Momen kocak baru tercipta ketika Rodrygo mengelus-elus kaki sang legenda usai sesi wawancara. Dia melakukannya terhadap kedua kaki Ronaldo, kemudian mengusap kakinya sendiri. Sementara Ronaldo hanya tertawa menyikapi aksi konyol Rodrygo tersebut.
Aksi Rodrygo ini mungkin karena dirinya ingin mendapat tuah dari sang legenda, sosok yang membawa Brasil mengangkat trofi Piala Dunia 2002. Ronaldo juga tercatat sebagai topskor di turnamen tersebut.
Sepak Terjang Rodrygo, Sempat Gabung Tim Futsal
Santos
Lahir di Osasco, Rodrygo bergabung dengan tim muda Santos pada usia sepuluh tahun pada 2011. Uniknya, saat itu dia ditugaskan bergabung dengan tim futsal.
Pada Maret 2017, ketika pemain utama berada di Peru untuk pertandingan Copa Libertadores melawan Sporting Cristal, Rodrygo akhirnya dipanggil oleh manajer Dorival Junior untuk menyelesaikan pelatihan.