Liputan6.com, Jakarta - Bek Manchester United (MU) Harry Maguire tampil baik bersama Inggris dalam dua laga Grup B Piala Dunia 2022. Performa solid Maguire melawan Iran dan Amerika Serikat dipuji Manajer Inggris Gareth Southgate.
Inggris memulai penampilan di Piala Dunia Qatar dengan kemenangan telak 6-2 melawan Iran. Pada laga kedua, The Three Lions ditahan imbang tanpa gol oleh Amerika Serikat.
Advertisement
Meskipun penampilan Inggris saat melawan Amerika Serikat mengecewakan, Southgate memuji penampilan Maguire. Bek tengah berusia 29 tahun ini menjaga gawang Inggris clean sheet dan secara individu tampil kokoh menjaga lini belakang.
“Dengan Harry, saya senang untuknya, itu yang utama. Dia telah menjadi pemain yang sangat penting bagi kami. kami tidak pernah ragu tentang betapa pentingnya dia bagi kami,” kata Southgate dilansir dari Manchester Evening News, Sabtu (26/11/2022).
Maguire pun bertekad berjuang kembali meraih posisi starting XI di MU setelah mencatatkan penampilan ke-50 bersama Inggris. Dia mengirimkan pesan kuat kepada manajer MU asal Belanda Erik ten Hag, bahwa dirinya masih layak diperhitungkan.
“Saya ingin bermain setiap minggu untuk klub, jadi saya akan berjuang untuk kembali ke tim. Ketika saya pergi ke lapangan latihan, saya bekerja sekeras mungkin dan itu memberikan persiapan yang baik untuk tampil ke level terbaik,” kata Maguire.
Maguire di Piala Dunia 2022 bukan tanpa cela. Dia sempat gagal menjaga pemain Iran Mehdi Taremi sehingga mencetak gol ke gawang Inggris. Namun, Maguire tetap fokus dan mengantarkan Inggris menang atas Iran 6-2, dan selanjutnya melawan Amerika Serikat imbang tanpa gol.
Inggris Dominan
Inggris tampil dominan sepanjang 90 menit saat jumpa Amerika Serikat di matchday kedua Piala Dunia 2022. Tapi, bentrok di di Al Bayt Stadium, Sabtu (26/11) dini hari WIB, berujung antiklimaks lantaran tak ada gol.
Statistik mencatat, Timnas Inggris menguasai aliran bola menyentuh 56 berbanding 44 persen. Mereka juga unggul dalam urusan melepaskan sepakan tepat sasaran yakni 3 berbanding 1 milik Amerika Serikat.