Senegal Tanpa Sadio Mane di Piala Dunia 2022, Belanda Tetap Waspada

Bek Belanda, Nathan Ake memandang Senegal tetap berbahaya meski kehilangan penyerang andalannya, Sadio Mane, di Piala Dunia 2022.

oleh Mohamad TaufikDiperbarui 20 November 2022, 22:07 WIB
Sadio Mane berhasil membantu Timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2021, setelah mengalahkan Mesir pada laga final. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Belanda akan melakoni pertandingan pertama Grup A Piala Dunia 2022 menghadapi Senegal di Stadion Al Thumama, Kota Doha, Senin (21/11/2022).

Belanda dalam posisi diunggulkan dibandingkan Senegal. Apalagi pasukan Singa Teranga kehilangan Sadio Mane yang terpaksa dicoret pelatih Aliou Cisse setelah dihantam cedera saat membela Bayern Munchen di kompetisi Bundesliga Jerman.

Mane adalah salah satu pilar penting di balik kesuksesan Senegal lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, juga ketika menjadi juara Piala Afrika 2021.

Kehilangan Mane memang sangat merugikan. Tetapi bagi bek Belanda, Nathan Ake, Senegal tetap harus diwaspadai. Bek Manchester City itu, yakin Senegal berbahaya meski tanpa Mane.

Dikutip dari Algemeen Dagblad, Ake mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak menganggap enteng Senegal karena Singa Teranga memiliki kemampuan kolektif yang cukup baik.

"Ini akan sangat sulit. Senegal memiliki pemain bagus dan striker yang sangat kuat, bahkan tanpa Mane," ujar eks pemain Chelsea dan Bournemouth itu.

Ake sendiri menyayangkan Piala Dunia Qatar harus kehilangan Mane, salah satu penyerang berbahaya saat ini.

"Melewatkan Piala Dunia karena cedera memang sangat menjengkelkan, tidak hanya untuknya. Semua orang ingin melihat para pemain top bermain di sini (Piala Dunia). Fakta bahwa Mane tidak ada merupakan kerugian untuk Piala Dunia kali ini," ujarnya.

Alih-alih memikirkan Senegal yang kehilangan Mane, Ake meminta Belanda fokus menyiapkan semua kebutuhan untuk melakoni laga pertama.

"Kami masih harus bersiap untuk pekerjaan yang sangat berat, karena Senegal tetap sangat kuat. Kami menganalisis mereka dengan baik. Saya harap saya bisa bermain pada hari Senin," ujar Nathan Ake.

Laga Senegal vs Belanda akan disiarkan langsung SCTV dan Moji pada Senin malam, 21 November 2022, pukul 23.00 WIB, juga dapat disaksikan melalui siaran streaming Vidio serta pada jaringan televisi satelit NEX Parabola.


Belajar dari Kegagalan di Euro 2020

Bek Belanda, Nathan Ake, berebut bola atas dengan bek Polandia, Jan Bednarek, pada laga UEFA Nations League di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Sabtu (5/9/2020) dini hari WIB. Belandang menang 1-0 atas Polandia. (AFP/John Thys)

Ake percaya diri dengan kemampuan timnya di Piala Dunia 2022. Menurut dia, De Oranje bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2022 Qatar menebus kegagalan di Piala Eropa 2020 karena tersingkir di 16 besar.

Lanjut Baca:

Keyakinan Ake muncul karena hadirnya Louis Van Gaal yang kembali menjadi arsitek De Oranje untuk kali ketiga. LVG sampai rela menunda pensiun untuk menukangi Memphis Depay dan kawan-kawan pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Hasilnya terbukti, Timnas Belanda hanya kalah sekali dari sepuluh kali pertandingan di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. Atas hasil tersebut, De Oranje lolos ke Qatar sebagai pemuncak grup. “Kami pergi ke Qatar dengan rekor tak terkalahkan yang panjang. Kami sangat percaya diri. Beberapa game terakhir dalam build up sangat bagus. Kami telah meningkat sebagai sebuah tim," ujar Nathan Ake dilansir dari The National. Ia juga menilai kehadiran LVG sebagai arsitek tim juga sangat membantu. Instruksi yang disampaikan oleh mantan pelatih Manchester United itu dinilai cukup jelas dan membuat semua pemain mengerti serta tahu apa yang harus dilakukan di lapangan pertandingan. Pada sesi latihan, Ake menyebut LVG lebih sering membiarkan para pemainnya berlatih dengan bola. Untuk itu, menurut Ake dari sisi build up permainan dan penguasaan bola, Timnas Belanda semakin membaik. “Kami mungkin bisa sedikit meningkatkan apa yang kami lakukan dengan bola. Sebagai sebuah tim saya merasa kami meningkat dan kami merasa baik. Manajer sangat langsung sehingga semua orang tahu persis di mana mereka berdiri. Itu juga membantu," tambah pemain 27 tahun itu.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya