Roberto Carlos Pede Brasil Patahkan Dominasi Eropa di Piala Dunia 2022

Brasil adalah pemenangan terbanyak trofi Piala Dunia dengan lima gelar, yang terakhir mereka raih pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan.

oleh Mohamad TaufikDiterbitkan 07 November 2022, 22:00 WIB
Roberto Carlos merupakan legenda dunia yang kini telah berusia 48 tahun. Roberto Carlos pensiun pada 2016 setelah terakhir bermain di Liga India bersama Delhi Dynamos. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Legenda sepak bola Brasil, Roberto Carlos, yakin negaranya bakal mengakhiri dominasi Eropa di Piala Dunia sejak Italia menguasai trofi emas di Jerman 2022.

Timnas Brasil jadi unggulan pada Piala Dunia 2022 di Qatar yang akan digelar kurang dari dua pekan lagi, tepatnya mulai 20 November 2022 sampai 18 Desember 2022.

Roberto Carlos bahkan, sangat yakin Brasil bakal sulit dikalahkan oleh tim mana pun di Piala Dunia 2022 Qatar.

"Satu-satunya tim yang tidak bisa kalah, adalah Brasil," ujar Roberto Carlos dinukil dari La Gazzetta Dello Sport.

Robert Carlos melihat materi pemain Brasil saat ini, berada di fase yang sudah cukup matang untuk memenangkan turnamen besar dan belajar banyak dari kegagalan di Piala Dunia 2018 saat disingkirkan Belgia di perempat final.

Brasil telah lima kali memenangkan trofi Piala Dunia. Masing-masing pada edisi 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002.

Eks pemain Real Madrid dan Inter Milan tersebut, juga menyinggung Piala Dunia 2022 akan sangat kehilangan Italia yang kembali gagal lolos untuk kedua kali secara beruntun.

Legenda yang terkenal dengan kecepatan berlari dan tendangan geledeknya itu, melihat Italia terlalu larut dalam euforia kemenangan di Euro 2020.

Tetapi Roberto Carlos yakin, Italia bakal kembali bangkit dan kembali ke Piala Dunia empat tahun lagi yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.

"Ada satu bagian yang hilang, saya menyayangkan mereka tidak ada di sana. Mungkin euforia setelah Euro itu rumit, tetapi Anda memiliki salah satu tim nasional terbaik di dunia dan selalu tahu bagaimana cara kembali," ujar Roberto Carlos.

Sepanjang kariernya di sepak bola, Roberto Carlos menghabiskan satu musim di Inter Milan dan bergabung dengan Real Madrid pada tahun 1996, bertahan di klub Ibu Kota Spanyol itu, selama lebih dari 10 tahun.

Bersama Real Madrid, Roberto Carlos memenangkan dua gelar La Liga dan tiga Liga Champions saat berada di Spanyol dan Piala Dunia 2002 bersama Brasil.

Lanjut Baca:

Sementara di saat Roberto Carlos penuh keyakinan melihat negaranya berjaya di Piala Dunia 2022, pelatih Timnas Brasil, Adenor Leonardo Bacchi alias Tite, justru malah gelisah saat mendekati digelarnya turnamen. Dia tak bisa tidur nyenyak karena memikirkan komposisi pemain yang akan dibawa ke Qatar. Tite rencananya akan mengumumkan daftar 26 pemain yang akan diboyong ke putaran final Piala Dunia 2022, dan itu yang membuatnya sekarang sulit tidur. Jika boleh, Tite ingin membawa semua pemain terbaik Brasil tanpa batasan kuota. Tetapi aturan membuatnya harus memilih minimal 23 pemain dan maksimal 26 pemain untuk skuat akhir yang dibawa ke Qatar 2022. "Rasa cemas 'menemani' saya dan saya selalu bangun jam 4 pagi. Istri saya sudah terbiasa melihat saya gelisah di tempat tidur," ungkap Tite dinukil dari Mediaset, Sabtu 5 November 2022. "Dia selalu menyuruh saya untuk tenang dan mencoba untuk lebih banyak tidur. Tetapi saya memikirkan itu (memilih 26 pemain) dan itu membuatku gelisah." "Saya harus mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua orang yang pernah atau pernah menjadi bagian dari tim ini. Akan ada pilihan yang ditentukan oleh alasan teknis, tetap saya respek kepada semua pemain," ujarnya. Wajar jika Tite stres memikirkan pilihan terbaik dari sekian banyak pemain terbaik yang dimiliki Brasil. Pastinya ada banyak faktor yang dijadikan landasan Tite untuk menentukan 26 pemain Brasil di Piala Dunia 2022. Timnas Brasil jadi favorit di Piala Dunia 2022, karena faktanya mereka adalah spesialis di Piala Dunia. Lima gelar juara dunia ditambah dukungan materi pemain mumpuni, jadi bukti nyata Selecao akan selalu berada di kelompok paling dekat dengan trofi.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya