Presiden Ekuador Kirim Pesan Emosional untuk Enner Valencia Cs saat Terima Trofi Piala Dunia

Trofi Piala Dunia 2022 di Qatar tiba di Ekuador dan diterima Presiden Guillermo Lasso dari pemenang Piala Dunia 2002 bersama Brasil, Lucio.

oleh Mohamad TaufikDiterbitkan 02 November 2022, 22:30 WIB
Detail trofi Piala Dunia FIFA 2018 selama FIFA World Cup Trophy Tour di Paris (20/3). Piala Dunia 2018 diselenggarakan 14 Juni dan 15 Juli 2018 di Rusia. (AFP Photo/Franck Fife)

Liputan6.com, Jakarta Trofi Piala Dunia hadir di Ekuador dan diterima Presiden Ekuador, Guillermo Lasso, di Istana Carondelet pada Senin 31 Oktober 2022 waktu setempat.

Kedatangannya merupakan bagian dari Tur Trofi Piala Dunia FIFA ke-51 negara yang dilaksanakan hingga pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Trofi emas murni tiba di ibu kota Ekuador yang dibawa menggunakan pesawat penerbangan pribadi oleh pemenang Piala Dunia 2002 bersama Brasil, Lucimar Da Silva Ferreira alias Lucio.

Lucio menyerahkan replika piala yang menjadi penghargaan tertinggi dalam cabang olahraga sepak bola tersebut kepada Presiden Republik Ekuador, Guillermo Lasso.

Presiden Guillermo Lasso merasakan betul kehormatan memiliki trofi di negara itu. Tetapi di atas semua itu, dia lebih menantikan partisipasi timnas Ekuador di Piala Dunia 2022.

Apalagi skuat tiga warna akan menjadi negara yang membuka turnamen akbar, pada 20 November, menghadapi tuan rumah Qatar.

Mendekati turnamen, Guillermo Lasso pun mengirim pesan emosional untuk melipatgandakan spirit dan motivasi skuat timnas Ekuador agar tampil hebat di panggung Piala Dunia 2022.

"Itu membuat saya sangat emosional untuk mengatakan ini. Ini adalah tanggung jawab besar untuk para pemain dan staf pelatih, tetapi mereka tahu bahwa seluruh negara mendukung mereka. Saya sangat percaya pada tim nasional, bahwa mereka akan sukses, kami akan memikirkan mereka”, kata Guillermo Lasso dinukil dari El Universo.

Acara kepresidenan dihadiri oleh pejabat pemerintah dan perwakilan dari tim nasional, terdiri dari pelatih Gustavo Alfaro, kiper Hernan Galendez, penyerang Djorkaeff Reasco dan presiden Federasi Sepak Bola Ekuador, ​​Francisco Egas.

"Kami menyadari bahwa olahraga mengajarkan kami bahwa mimpi harus diperjuangkan untuk menjadi kenyataan dan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Ekuador. Ucapkan selamat dan terima kasih kepada Tricolor karena telah memungkinkan hal ini, menjadi bagian dari 51 negara yang beruntung menerima trofi," kata Sebastián Palacios, Menteri Olahraga.

 


Memori Piala Dunia 2006

Penyerang Argentina Lionel Messi berebut bola dengan gelandang Ekuador Gonzalo Plata pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL di Estadio Monumental Banco Pichincha, Rabu (30/3/2022). Timnas Argentina berhasil unggul 1-0 atas Ekuador. (FRANKLIN JACOME / POOL / AFP)

Timnas Ekuador kembali berpartisipasi di Piala Dunia setelah lolos di posisi keempat pada kualifikasi zona Amerika Serikat.

Lanjut Baca:

Beberapa nama pemain La Tricolor telah dipersiapkan oleh sang pelatih, Gustavo Alfaro untuk diboyong ke Piala Dunia 2022. Piala Dunia 2022 akan diselenggarakan di Qatar pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Sebanyak 32 tim telah dipastikan ikut berpartisipasi di babak utama, termasuk Ekuador. Perjalanan La Tricolor hingga berada di posisi saat ini cukup berbatu. Pasalnya, pada tahun 2006 silam, Ekuador telah meraih hasil terbaik di Piala Dunia setelah lolos ke 16 besar, namun dikandaskan Inggris melalui gol semata wayang dari David Beckham. Memori Piala Dunia 2006 itu, yang menjadi semangat para pemain Ekuador untuk setidaknya mengulang pencapaian, atau bahkan melangkah lebih jauh di Qatar 2022. Kebetulan di Piala Dunia 2006, Ekuador juga berada satu grup dengan tuan rumah saat itu, Jerman. Ekuador yang hadir dengan salah satu generasi emasnya dengan dimotori Antonio Valencia, Agustin Delgado, Ivan Hurtado dan lainnya mengungguli Polandia 2-0 di pertandingan pertama. Kemudian memastikan tiket 16 besar setelah menghancurkan Kosta Rika di laga kedua dengan skor 0-3. Tetapi kalah telak dari tuan rumah Jerman 0-3. Pada Piala Dunia 2014 lalu, Ekuador harus pulang karena gagal lolos fase grup setelah mencapai finis di peringkat ketiga. Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia, pada Piala Dunia 2022, Ekuador kembali bangkit dan mengandalkan Enner Valencia saat babak kualifikasi. Pemain 32 tahun ini berhasil memperkuat La Tricolor dengan menyumbang 4 gol di babak kualifikasi tersebut.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya