Abdullah Alsulmi Jalan Kaki dari Jeddah ke Doha untuk Dukung Arab Saudi di Piala Dunia 2022

Seorang penggemar timnas Arab Saudi, Abdullah Alsulmi berjalan kaki ke Doha untuk mendukung Arab Saudi, meski dia juga fans Argentina

oleh Yo KavyaDiterbitkan 29 Oktober 2022, 12:00 WIB
Pemandangan stasiun monorel dan cakrawala Distrik Keuangan Raja Abdullah selama badai debu berat di daerah Aqeeq, Riyadh, Arab Saudi (17/5/2022). Badai pasir melanda ibu kota Arab Saudi dan wilayah lain di kerajaan gurun pada 17 Mei, menghambat jarak pandang dan memperlambat lalu lintas jalan. (AFP/Fayez Nureldine)

Liputan6.com, Jakarta Meski Arab Saudi dan Qatar merupakan negara tetangga dan saling berdekatan, namun jika ditempuh dengan berjalan kaki jelas jauh jarak tempuhnya. Tapi itu yang dilakukan oleh Abdullah Alsulmi, seorang penggemar timnas Arab Saudi.

Alsulmi yang seorang trekker itu berjalan kaki dari Jeddah ke Doha untuk menyaksikan pertandingan pembukaan Arab Saudi melawan Argentina pada 22 November di Stadion Lusail Iconic, Lusail, Qatar. Pertemuan kedua tim ini membuka rangkaian pertandingan Grup C , yang juga dihuni oleh Meksiko dan Polandia.

Pertandingan Arab Saudi dan Argentina sendiri bagi Alsulmi juga merupakan laga yang membuatnya dalam “dilema bathin”. Argentina merupakan tim favoritnya.

Empat hari kemudian, dia mendapatkan tiket untuk pertandingan Green Falcons melawan Polandia.

Ide untuk menempuh ke Doha muncul di awal tahun 2022 ketika dia menyaksikan acara televisi. Di situ seorang pejabat senior Qatar menjanjikan pengalaman "luar biasa" di Piala Dunia 2022 mendatang.

Alsulmi lalu memikirkan soal pengalaman “luar biasa’ itu, lalu memutuskan untuk berjalan kaki dari Jeddah ke Doha.

"Saya akan pergi ke Doha apa pun yang terjadi, bahkan jika saya harus berjalan kaki!"

Kerabat lelaki berusia 33 tahun itu menilai ide itu sebagai “gila”, berjalan selama dua bulan menempuh 1.600 kilometer (1.000 mil). Jarak tersebut serupa lebih dari dua kali jarak Jakarta ke Surabaya yang sekitar 700 kilometer. Jadi Alsulmi serupa berjalan kaki pulang pergi Jakarta-Surabaya.


Tidak Seberapa

Pemain Arab Saudi Salem al-Dawsari mengontrol bola saat melawan Oman pada pertandingan sepak bola Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, 27 Januari 2022. Arab Saudi menang 1-0. (AFP)

Selama perjalanannya, dia mendokumentasikan setiap kegiatan ke akun Snapchat miliknya dengan ribuan pengikut.

Baginya, dengan membagikan perjalanan itu dimaksudkan untuk menyoroti antusiasme regional untuk Piala Dunia pertama di Timur Tengah - yang oleh pejabat Saudi dianggap sebagai tonggak sejarah "untuk semua orang Arab".

“Kami ingin mendukung Piala Dunia,” kata Alsulmi pekan lalu kepada AFP, saat dia berlindung dari matahari tengah hari di dekat semak-semak pinggir jalan di kota al-Khasrah, 340 kilometer barat daya Riyadh.

"Saya menganggap diri saya seperti orang Qatar yang sangat tertarik dengan Piala Dunia ini dan kesuksesannya," kata Alsulmi yang mengenakan topi lebar dan ransel dengan tempelan bendera Arab Saudi dan Qatar.

Lanjut Baca:

Alsulmi sendiri memiliki pengalaman dengan perjalanan panjang di Kanada dan Australia, tempat ia dulu tinggal. Namun baginya itu tidak seberapa dibandingkan dengan kerasnya melintasi Semenanjung Arab. Dia biasanya berangkat saat matahari terbit dan berjalan hingga pukul 10 atau 10.30, tetapi kemudian panas memaksanya untuk istirahat selama beberapa jam. Setelah itu melanjutkan perjalanan di sore hari hingga matahari terbenam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya