Javier Tebas Kembali Peringatkan Barcelona Soal Gaji Pemain

Barcelona tidak dapat mendaftarkan semua pemain baru mereka tepat waktu karena situasi keuangan mereka yang genting

oleh AY YustiawanDiterbitkan 24 Oktober 2022, 11:00 WIB
Pemain Barcelona Ferran Torres, kedua kiri, mencetak gol keempat timnya selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Barcelona dan Athletic Club di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Minggu, 23 Oktober 2022. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, telah memperingatkan Barcelona bahwa mereka masih harus memangkas tagihan gaji pemain mereka. Dia juga minta klub mengaktifkan tuas ekonomi, karena khawatir tidak akan berfungsi lagi tahun depan.

Seperti diketahui klub raksasa Catalan telah mengalami gejolak keuangan di luar lapangan selama beberapa tahun sekarang. Bahkan, mereka sempat mempunyai utang hingga 870,1 miliar poundsterling.

Karena itu, manajer Barcelona Xavi menyambut baik sejumlah besar pemain yang berstatus bebas transfer di musim panas lalu. Dan, uang tunai meraka dicurahkan untuk Raphinha, Jules Kounde dan Robert Lewandowski.

Namun, Barcelona tidak dapat mendaftarkan semua pemain baru mereka tepat waktu karena situasi keuangan mereka yang genting. Salah satunya Kounde yang terpaksa absen dari pertandingan pembuka La Liga mereka lawan Rayo Vallecano.

Untuk membiayai kesepakatan uang besar mereka, Joan Laporta menjual 25% hak televisi Barcelona selama 25 tahun ke depan ke perusahaan Amerika Sixth Street. Kemudian 49% dari Barca Studios juga dijual.


Potong Gaji

Penjaga gawang Barcelona Marc-Andre ter Stegen melakukan penyelamatan saat pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Barcelona dan Athletic Club di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Minggu, 23 Oktober 2022. (AP Photo/Joan Monfort)

Namun demikian, Tebas tetap memperingatkan Barcelona bahwa mereka harus menemukan cara untuk memotong tagihan gaji mereka dari 656 juta euro menjadi 500 juta euro untuk musim 2023-24.

"Jika mereka tersingkir dari Liga Champions, pendapatan mereka akan berkurang tetapi mereka tidak perlu membayar bonus. Itu tidak akan banyak berubah," kata Tebas kepada Mundo Deportivo.

“Pengungkit telah bekerja untuk mereka musim ini tetapi tidak untuk yang berikutnya. Mereka harus mengurangi massa gaji, mereka tidak dapat melanjutkan dengan lebih dari 500 juta euro. Karena jika tidak, musim depan kita akan menemukan aturan 1/4 untuk mereka lagi."


Hengkang

Pemain Barcelona Robert Lewandowski, tengah, mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara Barcelona dan Athletic Club di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Minggu, 23 Oktober 2022. (AP Photo/Joan Monfort)

Sejumlah bintang besar bisa meninggalkan Barcelona pada tahun 2023 ketika klub berusaha untuk menyeimbangkan buku. Di antaranya Jordi Alba, Gerard Pique, Sergio Busquets dan Sergi Roberto.

Roberto dan Busquets sama-sama memasuki 12 bulan terakhir kontrak mereka dengan tim Catalan, dan keduanya diperkirakan akan mencari tempat baru di akhir musim.


Habis Kontrak

Gerard Pique. Bek tengah Spanyol berusia 35 tahun yang kini memasuki musim ke-15 bersama Barcelona sejak ditarik pulang dari Manchester United pada awal musim 2008/2009 ini total telah tampil dalam 125 laga di Liga Champions bersama dua klub, Manchester United dan Barcelona. Dari 125 laga tersebut, ia mampu mencetak 16 gol dan 2 assist serta sukses merebut 4 trofi Liga Champions, sekali diraihnya bersama MU pada musim 2007/2008 dan sisanya bersama Barcelona pada musim 2008/2009, 2010/2011 dan 2014/2015. (AFP/Pau Barrena)

Sementara itu, Pique dan Alba sama-sama habis kontrak pada 2024 tetapi sejauh ini sebagian besar merupakan tokoh periferal, dengan yang terakhir sekarang menghadapi persaingan dari Alejandro Balde di bek kiri.

Lanjut Baca:

Memphis Depay juga akan pergi dengan status bebas transfer di akhir musim. Dan, Galatasaray dikatakan merencanakan langkah mengejutkan untuk pemain Belanda itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya