Liputan6.com, Jakarta Kompetisi Denmark Open 2022 segera memasuki partai terakhir. Pertandingan babak final dijadwalkan berlangsung di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark pada Minggu (23/10/2022) pukul 17.00 WIB.
Indonesia sudah memastikan gelar dari nomor ganda putra dalam ajang level super 750 itu. Pasalnya, dua wakil Tanah Air, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bakal melakoni all Indonesian final.
Advertisement
Sekadar informasi, tiket menuju partai puncak didapat Marcus/Kevin usai menaklukkan musuh bebuyutannya Aaron Chia/Soh Wooi Yik asal Malaysia dalam pertarungan fase empat besar yang dihelat Sabtu (22/10/2022) kemarin.
The Minions menang setelah menuntaskan duel sengit tiga game dengan durasi waktu 51 menit. Kedua pasangan bermain cukup ketat sejak awal pertandingan. Marcus/Kevin dipaksa terlibat dalam drama kejar-kejaran skor.
Pasukan Merah Putih mampu mengunci kemenangan 21–17 di game pembuka. Sayangnya, duo yang pernah menempati peringkat satu dunia itu kecolongan 13–21 di set selanjutnya. Marcus/Kevin baru bangkit di game penentu. Mereka kembali dominan dengan 21–17.
Adapun Fajar/Rian bermain lebih cepat dibanding rekan senegaranya. Mereka hanya butuh waktu 45 menit untuk menumbangkan ganda putra asal Negeri Jiran, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, lewat dua game langsung 21–16, 22–20.
Ong/Teo sejatinya berkali-kali berupaya mengimbangi performa wakil Indonesia. Mereka terus menempel perolehan poin Fajar/Rian hingga unggul tipis saat interval game pertama.
Walau begitu, wakil Tanah Air tampil kian agresif selepas jeda. Fajar/Rian sukses mengamankan set pembuka dengan keunggulan lima angka.
Situasi sedikit berbeda terjadi di game kedua. Ong/Teo lebih sering mendominasi permainan hingga mendekati poin-poin kritis.
Fajar/Rian tancap gas untuk menyamakan kedudukan sebelum laga berakhir. Deuce sempat terjadi. Namun, set kedua akhirnya kembali menjadi milik Indonesia dengan skor 22–20.
Kemenangan Krusial
Kemenangan di babak final Denmark Open 2022 menjadi hal yang krusial bagi kedua pasangan. Marcus/Kevin jelas sudah rindu naik podium. Ganda putra andalan Indonesia itu lama diganggu oleh cedera Marcus, hingga mereka terlempar ke peringkat tiga dunia.