Kepergian mantan Menteri Agama Tarmizi Taher meninggalkan kenangan istimewa bagi mantan Presiden BJ Habibie. Khususnya saat Tarmizi mendoakan almarhumah Ainun Habibie saat masih sakit.
"Kenangan dengan beliau pertama kalinya waktu banyak acara. Kawan-kawan dia meninggal, dia datang pakai kursi roda. Waktu Ibu Ainun sakit di Munchen (Jerman), dia datang berdoa untuk Ibu Ainun. Dan waktu Ibu Ainun meninggal, dia juga ada," kenang Habibie usai melayat di rumah duka di Komplek TNI AL Pondok Labu, Jakarta, Selasa (12/2/2013).
Habibie juga mengenang Tarmizi sebagai orang yang aktif membangun SDM di Indonesia. Dia pun berkomitmen melanjutkan cita-cita Tarmizi agar SDM di Indonesia dapat berkembang dengan baik.
"Saya kenal beliau. Dia dokter yang sangat beragama yang sangat berdedikasi tinggi untuk membantu secara aktif, baik langsung dan tidak langsung dalam pembangunan SDM di bumi Indonesia yang diandalkan sebagai kekuatan pembangunan itu sendiri," ucap Habibie.
Sebagai Menteri Agama era Orde Baru, menurut dia, Tarmizi banyak ide dan membantu proses pembudayaan berlangsung, tanpa syarat. Pun sebagai Duta Besar untuk Norwegia dan Islandia, Tarmizi dinilai sebagai orang yang hebat dalam usianya.
"Beliau tidak bedakan agama, yang penting percaya pada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Habibie.(Frd)
"Kenangan dengan beliau pertama kalinya waktu banyak acara. Kawan-kawan dia meninggal, dia datang pakai kursi roda. Waktu Ibu Ainun sakit di Munchen (Jerman), dia datang berdoa untuk Ibu Ainun. Dan waktu Ibu Ainun meninggal, dia juga ada," kenang Habibie usai melayat di rumah duka di Komplek TNI AL Pondok Labu, Jakarta, Selasa (12/2/2013).
Habibie juga mengenang Tarmizi sebagai orang yang aktif membangun SDM di Indonesia. Dia pun berkomitmen melanjutkan cita-cita Tarmizi agar SDM di Indonesia dapat berkembang dengan baik.
"Saya kenal beliau. Dia dokter yang sangat beragama yang sangat berdedikasi tinggi untuk membantu secara aktif, baik langsung dan tidak langsung dalam pembangunan SDM di bumi Indonesia yang diandalkan sebagai kekuatan pembangunan itu sendiri," ucap Habibie.
Sebagai Menteri Agama era Orde Baru, menurut dia, Tarmizi banyak ide dan membantu proses pembudayaan berlangsung, tanpa syarat. Pun sebagai Duta Besar untuk Norwegia dan Islandia, Tarmizi dinilai sebagai orang yang hebat dalam usianya.
"Beliau tidak bedakan agama, yang penting percaya pada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Habibie.(Frd)