Kala Mensos Risma Pimpin Evakuasi Korban Bencana Longsor di Bogor

Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau lokasi longsor di Gang Bajo, Kebon Kelapa, Kelurahan Cibogor, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (13/10/2022) malam.

oleh Achmad SudarnoDiterbitkan 13 Oktober 2022, 11:40 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau lokasi longsor di Gang Bajo, Kebon Kelapa, Kelurahan Cibogor, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (13/10/2022) malam (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau lokasi longsor di Gang Bajo, Kebon Kelapa, Kelurahan Cibogor, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (13/10/2022) malam.

Mensos Risma langsung menyerahkan bantuan logistik senilai Rp187 juta dari gudang induk Bekasi ke Kota Bogor. Bantuan tersebut terdiri dari makanan siap saji, 20 unit tenda, 25 unit kasur, 25 unit selimut, 25 unit matras, 20 paket family kit, dan 2 unit genset portable.

Tak hanya itu, Risma juga memimpin evakuasi korban terdampak longsor, terutama anak dan lansia yang masih berada di sekitar lokasi bencana ke Gedung Yayasan Taruna Andiga.

"Kita bantu evakuasi ke tempat yang aman. Kita juga ada posko bencana di Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong dan Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Kita akan supply terus bantuan logistik. Yang penting aman dulu," jelas Risma didampingi Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka.

Di saat bersamaan, tim Kemensos dibantu warga bahu-membahu membawa bantuan logistik ke lokasi pengungsian di Yayasan Taruna Andiga.

Risma mengatakan penanganan bagi pengungsi akan terus dilakukan. Bagi pengungsi usia anak, Mensos mengirim timnya untuk melakukan layanan dukungan psikososial.

"Nanti akan ada tim Kemensos memberikan layanan dukungan psikososial yang bantu anak-anak untuk trauma healing," ungkapnya di depan awak media.

Respons Cepat

Selesai mengevakuasi dan membawa bantuan, Risma bersama Diah Pitaloka membagikan bantuan logistik kepada para lansia dan anak yang sudah berada di lokasi pengungsian.

"Alhamdulillah ini respon cepat Kemensos, menyiapkan logistik dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Logistik akan terpantau karena posko dekat, di Cibinong dan Bekasi, seperti kasur, makanan, minuman, hingga oksigen," kata Diah Pitaloka.

Perlu Kerjasama

Diah mengatakan perlu kerjasama dengan pemerintah kota untuk segera membangun perencanaan dalam penanggulangan bencana ini.

Desi (39) salah satu korban terdampak pengungsi di Yayasan Taruna Andiga bersyukur atas bantuan yang diberikan.

"Alhamdulillah bantuan udah datang. Bantuan dari Kemensos yang pertama datang. Boro-boro kami mau masak, tidur aja gak bisa teh. Terima kasih atas bantuan makanan dari Kemensos," kata dia.

Infografis 3 Bansos untuk Hadapi Harga BBM Naik. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya