Liputan6.com, Jakarta Ketika setiap undian penyisihan grup dilakukan menjelang Piala Dunia, negara-negara peserta berharap untuk serangkaian pertandingan yang baik untuk memulai kompetisi.
Beberapa negara ada yang beruntung, sebagian lainnya harus menerima kenyataan tergabung dengan tim-tim kuat. Dan di Piala Dunia 2022 Qatar, ada beberapa grup yang dapat dianggap sebagai Grup Neraka.
Advertisement
Piala Dunia 2022 tinggal menghitung hari. Ajang terakbar ini bakal berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama dalam sejarah yang berlangsung pada musim dingin.
Prancis masih menjadi favorit untuk mempertahankan gelar. Sedangkan tim-tim langganan juara seperti Brasil dan Jerman juga jadi unggulan.
Pada Piala Dunia 2022 ini, Benua Asia mencatatkan rekor. Untuk pertama kalinya terdapat enam negara yang mewakili Benua Kuning dalam pesta sepak bola dunia tersebut.
Jumlah enam negara yang mewakili Asia merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah. Sebelumnya maksimal terdapat lima negara saja yang berasal dari Asia tampil di Piala Dunia.
Wakil Asia yang akan berlaga di Piala Dunia 2022 adalah Qatar, Jepang, Iran, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Australia.
Qatar otomatis mendapat tiket tampil di Piala Dunia 2022 dengan status sebagai tuan rumah. Skuad The Maroon baru kali ini main di Piala Dunia.
Lalu, bagaimana nasib tim-tim Asia? Dan apakah mereka tergabung di Grup Neraka? Berikut deretan grup tersulit di Piala Dunia 2022:
Group G
Grup ini diisi oleh tim Brasil (1), Serbia (21), Swiss (15), Kamerun (43). Ada favorit jelas untuk Grup G, yang menjadi raksasa Amerika Selatan yakni Brasil.
Selecao memiliki pemain bintang hampir di setiap lini. Ada Neymar, Thiago Silva dan Marquinhos.
Sementara Swiss adalah tim dengan peringkat tertinggi berikutnya di urutan ke-15 dan secara mengesankan menyingkirkan Italia di babak kualifikas.
Swiss pernah meghadapi Brasil di Piala Dunia 2018 Rusia. Mereka berhasil menahan untuk bermain imbang 1-1.
Swiss juga menikmati perjalanan yang mengesankan di Euro 2020, mengalahkan Prancis dalam adu penalti di babak 16 besar.