Liputan6.com, Manchester - Pengamat sekaligus eks pemain Manchester United (MU) Rio Ferdinand mulai khawatir dengan nasib Jadon Sancho di Old Trafford.
Ia cemas lantaran sang pemain belum mampu menduplikasi performa gemilangnya di Bundesliga, usai tak dimainkan sama sekali oleh Erik ten Hag dalam laga lanjutan Liga Inggris antara MU melawan Everton, Senin (10/10/2022) lalu.
Advertisement
Dilansir dari Metro, Sancho sejatinya selalu bermain sejak menit pertama dalam tujuh pertandingan perdana MU di Premier League musim ini. Ia tercatat telah membukukan dua gol, yakni di laga kontra Liverpool dan Leicester City.
Namun secara mengejutkan, Sancho tak diikutsertakan dalam starting XI MU ketika bertandang ke markas Everton di Goodison Park dalam pekan ke-10 Liga Inggris.
Ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan di laga tersebut. Pemain berusia 22 tahun akhirnya cuma bisa menyaksikan timnya menang 2–1 tanpa sempat diturunkan semenit pun oleh juru taktik Setan Merah.
Ferdinand mengaku heran Jadon Sancho belum kunjung tampil moncer di Old Trafford. Padahal, eks pemain Borussia Dortmund itu didatangkan dengan harga cukup mahal, yakni mencapai 72 juta poundsterling.
“Saya belum melihat (performa gemilangnya di Bundesliga). Itu hal yang mengkhawatirkan bagi saya,” ujar Ferdinand dalam FIVE YouTube Show, seperti dilansir dari Metro.
“Rekornya di Jerman sangat hebat, dia melakukan hal yang luar biasa di sana (di Bundesliga), tetapi (kemampuan) itu belum ditransfer ke Liga Inggris.”
“Saya tidak tahu kenapa. Apa alasannya? Mungkin karena pengaturan tim (MU), atau karena kecepatan (permainan) di Premier League?” sambungnya.
Jalannya Pertandingan
Tanpa Jadon Sancho, Marcus Rashford dan Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan MU dalam pertandingan kontra Everton.
Setan Merah sejatinya sudah kebobolan lebih dulu berkat gol Alex Iwobi pada menit ke-5. MU lantas berupaya meningkatkan serangan. Hal ini berbuah pada terciptanya gol Antony Martial ketika pertandingan memasuki menit 15.
Cristiano Ronaldo yang baru diturunkan pada menit ke-29 muncul sebagai pengubah kedudukan. Berawal dari umpan terobosan Casemiro, penggawa Tmnas Portugal melepas tendangan mendatar dengan kaki kiri dan membuat timnya unggul 2–1 jelang turun minum.