Suasana Pusat Penitipan Anak di Thailand Usai Penembakan Massal

Tragedi pembunuhan dan penembakan massal dengan 38 korban ini merupakan salah satu yang terburuk di dunia. Pelaku penembakan massal merupakan seorang mantan polisi berusia 34 tahun. Ia diketahui bernama Panya Khamrab, keluar dari truk pikapnya dan langsung menembaki tempat penitipan anak itu.

oleh Johan Fatzry diperbarui 07 Okt 2022, 21:05 WIB
Suasana Pusat Penitipan Anak di Thailand Usai Penembakan Massal
Tragedi pembunuhan dan penembakan massal dengan 38 korban ini merupakan salah satu yang terburuk di dunia. Pelaku penembakan massal merupakan seorang mantan polisi berusia 34 tahun. Ia diketahui bernama Panya Khamrab, keluar dari truk pikapnya dan langsung menembaki tempat penitipan anak itu.
Sebuah mobil terparkir di dalam pusat penitipan anak sehari setelah penembakan massal di kota Uthai Sawan, di provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand, 7 Oktober 2022. Tragedi pembunuhan dan penembakan massal dengan 38 korban ini merupakan salah satu yang terburuk di dunia. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Para jurnalis berada di pusat penitipan anak sehari setelah penembakan massal di kota Uthai Sawan, di provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand, 7 Oktober 2022. Pelaku penembakan massal merupakan seorang mantan polisi berusia 34 tahun. Ia diketahui bernama Panya Khamrab, keluar dari truk pikapnya dan langsung menembaki tempat penitipan anak itu. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Suasana pusat penitipan anak sehari setelah penembakan massal di kota Uthai Sawan, di provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand, 7 Oktober 2022. Thailand menempati peringkat sebagai negara Asia Tenggara dengan pembunuhan senjata tertinggi kedua setelah Filipina. Data itu dirilis oleh Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di database Global Burden of Disease 2019 University of Washington. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Suasana pusat penitipan anak sehari setelah penembakan massal di kota Uthai Sawan, di provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand, 7 Oktober 2022. Pembunuhan yang terjadi di tempat penitipan anak di wilayah Provinsi Nong Bua Lamphu itu kini menyisakan duka mendalam bagi para keluarga dan kerabat korban. Bahkan, pemerintah pun langsung angkat bicara tak lama setelah insiden itu terjadi. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya