Koneksi data cepat jadi salah satu hal yang dijanjikan oleh jaringan Long Term Evolution (LTE). Namun, teknologi berikutnya ternyata bakal mempengaruhi ukuran perangkat penggunanya.
Generasi berikutnya dari koneksi komunikasi, LTE-Advanced, digadang-gadang bisa memberikan akses data unduhan hingga 100 Mbps. Kecepatan itu memang menggiurkan bagi pengguna layanan data untuk menunjang aktivitas harian.
Akan tetapi, sebuah situs review teknologi mem-post sebuah artikel menarik tentang fakta generasi mendatang LTE tersebut. Dikutip, Liputan6.com dari BGR, Senin (11/2/2013), LTE-Advanced membuat smartphone lebih berat daripada yang sudah dibuat sekarang.
Pasalnya, LTE-Advance memiliki ketergantungan pada teknologi Multiple-input Multiple-output (MIMO) dalam mengirimkan kecepatan data yang tinggi. Hal itu menyebabkan perangkat yang mengadopsi teknologi LTE memerlukan beberapa antena sekaligus.
Antena-antena tersebut bertugas menerima sinyal data dari pita spektrum yang berbeda. Itu dilakukan agar pengiriman data bisa berlangsung secara optimal.
Tak hanya menggunakan beberapa antena, perangkat dengan LTE Advanced juga memerlukan prosesor yang lebih kuat. Penyimpanan daya yang lebih besar untuk komputasi onboard juga diperlukan.
Alhasil, smartphone dengan LTE-Advanced di dalamnya pada permulaan tak akan memiliki dimensi tipis seperti ponsel pintar yang ada saat ini. Bahkan, mungkin saja smartphone mendatang juga akan memiliki layar ala phablet dengan bodi lebih tebal.
(DEN/GAL)
Generasi berikutnya dari koneksi komunikasi, LTE-Advanced, digadang-gadang bisa memberikan akses data unduhan hingga 100 Mbps. Kecepatan itu memang menggiurkan bagi pengguna layanan data untuk menunjang aktivitas harian.
Akan tetapi, sebuah situs review teknologi mem-post sebuah artikel menarik tentang fakta generasi mendatang LTE tersebut. Dikutip, Liputan6.com dari BGR, Senin (11/2/2013), LTE-Advanced membuat smartphone lebih berat daripada yang sudah dibuat sekarang.
Pasalnya, LTE-Advance memiliki ketergantungan pada teknologi Multiple-input Multiple-output (MIMO) dalam mengirimkan kecepatan data yang tinggi. Hal itu menyebabkan perangkat yang mengadopsi teknologi LTE memerlukan beberapa antena sekaligus.
Antena-antena tersebut bertugas menerima sinyal data dari pita spektrum yang berbeda. Itu dilakukan agar pengiriman data bisa berlangsung secara optimal.
Tak hanya menggunakan beberapa antena, perangkat dengan LTE Advanced juga memerlukan prosesor yang lebih kuat. Penyimpanan daya yang lebih besar untuk komputasi onboard juga diperlukan.
Alhasil, smartphone dengan LTE-Advanced di dalamnya pada permulaan tak akan memiliki dimensi tipis seperti ponsel pintar yang ada saat ini. Bahkan, mungkin saja smartphone mendatang juga akan memiliki layar ala phablet dengan bodi lebih tebal.
(DEN/GAL)