Liputan6.com, Jakarta Striker Brighton, Danny Welbeck disebut layak membela Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar. Hal itu lantaran performanya musim ini bersama Brighton.
Musim ini, eks penyerang Manchester United (MU)itu sudah mencatatkan enam gol dalam tujuh penampilan.
Advertisement
Catatan ini dinilai, sang penyerang berusia 31 tahun ini mulai menemukan kembali kepercayaan diri dan layak dipanggil ke skuad The Three Lions untuk Piala Dunia 2022
Pakar sepak bola Inggris, Rory Jennings menyebut Welbeck punya sesuatu yang berbeda ketimbang pemain lainnya.
Selain itu, Welbeck juga punya pengalaman internasional. Dia punya 42 penampilan di semua ajang sejak melakoni debutnya di tahun 2011.
"Danny Welbeck pergi ke Piala Dunia. Saya benar-benar percaya itu. Karirnya yang kembali melambung merupakan bukti kecemerlangan Graham Potter. Dia bermain sangat baik. Saya pikir dia layak mendapat tempat di Piala Dunia,” tutur Jennings, dilansir Sportbible.
Rory Jennings juga menilai bahwa Danny Welbeck adalah pemain berkelas dan bisa melakukan pekerjaan maksimal untuk Inggris di Qatar.
"Welbeck jauh lebih baik daripada Ollie Watkins. Anda tahu striker lain yang bisa Southgate ambil. Mungkin itu Tammy Abraham, Ollie Watkins atau Callum Wilson. Welbeck adalah permata di mahkota itu," ucapnya.
“Ada keseimbangan yang indah dalam tim Brighton dengan Danny Welbeck. Ia mampu memainkan peran nomor sembilan, di mana dia menghubungkan permainan itu. Sangat bagus dan mengesankan untuk ditonton,” tegas Rory Jennings.
Inggris Terpuruk
Timnas Inggris saat ini jadi sorotan setelah performa mereka jelang Piala Dunia 2022. Dalam dua laga terakhir sebelum Turnamen, Inggris menelan sekali kalah (0-1 dari Italia) dan imbang 3-3 melawan Jerman.
Hasil itu membuat Inggris Timnas Inggris mengakhiri UEFA Nations League 2022-2023 sebagai tim juru kunci Grup A3 dan karena itu, mereka akan tampil di kasta kedua pada edisi berikutnya.
Inggris gagal menang pada UEFA Nations League. Dari enam laga yang berlangsung, mereka membagi rata jumlah kekalahan dan hasil imbang. Hasil ini pun membuat Inggris diolok-olok suporternya sendiri.