Liputan6.com, Jakarta Korban tragedi Kanjuruhan mendapat pesan dan dukungan dari para penyintas Hillsborough. Mereka yang pernah menjadi korban di Stadion Hillsborough pada tahun 1989 itu menyampaikan rasa duka melalui media sosial.
The Hillsborough Survivors Support Alliance, nama kelompoknya, melalui cuitan di Twitter menulis pesan "tidak ada yang harus pergi ke pertandingan dan tidak pulang". Mereka kemudian mengucapkan belasungkawa atas tragedi ini.
Advertisement
"Pikiran kami bersama masyarakat di Indonesia dan semua yang terkena dampak peristiwa di Stadion Kanjuruhan."
"Memikirkan para penyintas dan keluarga mereka yang meninggal. RIP (rest in peace). Tidak ada yang harus pergi ke pertandingan dan tidak pulang ke rumah," tulis mereka seperti dilansir dari Mirror.
Seperti diketahui, tragedi di Stadion Hillsborough terjadi pada tahun 1989 yang mengakibatkan kematian 97 penggemar Liverpool yang menghadiri semifinal Piala FA klub.
Musibah ini terjadi saat Liverpool bertemu Nottingham Forest di ajang tersebut pada Sabtu 15 April 1989. Ketika itu kerumunan massa di Stadion Hillsborough di Sheffield ketika merangsek penggemar yang memadati penghalang di tribun yang dialokasikan untuk pendukung Liverpool.
Banyak korban yang tewas saat berdiri dan lapangan sepakbola seketika menjadi rumah sakit darurat. Dengan total 97 korban jiwa dan 766 cedera, tragedi Hillsborough menjadi kasus terburuk dalam sejarah olahraga Inggris.
Ucapan Duka dari Liverpool
Masih terkait dengan tragedi Kanjuruhan, dua klub Liga Inggris Liverpool maupun Everton juga telah mengirimkan pesan dukungan kepada mereka yang terkena dampak peristiwa di Malang.
"Kami sangat sedih mendengar peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia. Pikiran semua orang di Liverpool Football Club dengan semua yang terkena dampak saat ini."
Everton menambahkan: "Klub Sepak Bola Everton sangat berduka atas tragedi di Malang, Indonesia. Pikiran kami bersama para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak."
Sergio Ramos
Tak hanya klub dari Inggris, klub sebesar Barcelona juga tak lupa memberikan pernyataan duka melalui jejaring sosial. “FC Barcelona berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia dan menolak segala tindakan kekerasan baik di dalam maupun di luar lapangan. Belasungkawa yang tulus kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman para korban,” tulis Barcelona di Twitter.