Liputan6.com, Manchester- Beberapa waktu penyerang sayap Real Madrid, Vinicius Junior mendapatkan kritikan berbau rasisme karena kerap melakukan selebrasi dengan menari usai berhasil mencetak gol.
Perkataan berbau rasisme datang dari Presiden Asosiasi Agen Sepakbola, Pedro Bravo. Ya, agen asal Spanyol tersebut mengatakan Vinicius menari seperti binatang. Belakangan, Bravo meminta maaf atas perkataannya itu.
Advertisement
"Jika Anda ingin menari samba, Anda pergi ke sambódromo, di sini (Spanyol) yang harus Anda lakukan adalah berhenti bertingkah seperti monyet," ujar Bravo dikutip dari Mirror, Sabtu (24/9/2022).
Kritikan itu kemudian menjadi ramai karena aroma rasisme kental di dalamnya. Menyusul kritikan berbau rasisme terhadap Vinicius Junior, para pemain Brasil pun bersuara di sela jeda internasional jelang Piala Dunia Qatar 2022.
Salah satunya adalah bintang Manchester United (MU), Antony. Dia membela rekan setimnya di Brasil untuk mengenai selebrasi sang pemain itu.
"Saya tidak mengerti mengapa semua orang selalu memperhatikan pemain Brasil saja seperti Neymar atau Vinicius Junior untuk menari Samba. Itu yang saya tidak mengerti karena tak hanya pemain Brasil saja, tapi pemain Eropa juga melakukannya," ujar Antony.
Saat ini, Antony dan Vinicius Junior sedang melakukan pertandingan terakhir sebelum Piala Dunia 2022. Brasil akan melawan negara-negara dari Afrika, Ghana dan Tunisia.
Di sisi lain, Antony berusaha untuk tampil maksimal agar dapat bermain di Qatar nantinya. Sementara itu, tak hanya Antony, Vinicius telah menerima dukungan tiada henti dari rekan satu timnya, baik untuk klub maupun negara, bintang muda dan rekan-rekan Amerika Selatannya.
Siap Berikan Terbaik untuk Brasil
Antony mengatakan siap memberikan yang terbaik agar peluangnya ke Piala Dunia 2022 semakin terbuka. Penyerang Manchester United itu sangat bersemangat meski tidak selalu mendapatkan menit bermain di Tim Samba -julukan Timnas Brasil.
"Saya melewati banyak kesulitan, melalui banyak momen sulit. Aku tahu aku melewatinya. Tapi saya suka tantangan. Setiap kali saya memikirkan masalah, saya ingat semua yang telah saya lalui. Itu yang memotivasi saya untuk mencari tantangan (bersama Timnas Brasil)," kata Antony mengawali, dikutip dari laman resmi Timnas Brasi