Sepak Terjang Brasil Jadi yang Terhebat, Bagaimana di Piala Dunia Qatar?

Brasil tercatat sebagai negara paling dominan dalam memburu gelar Piala Dunia. Dengan skuad saat ini, bagaimana peluang Selecao menaklukkan dunia?

oleh YuliantoDiterbitkan 25 September 2022, 18:00 WIB
Pele merupakan legenda sepanjang masa di ajang Piala Dunia. Pemain asal Brasil ini benar-benar luar biasa. Pele yang kala itu menjalani debutnya di Piala Dunia pada usia 17 tahun berhasil mengantarkan Tim Samba menjadi juara Piala Dunia 1958 usai melumat tuan rumah Swedia dengan skor 5-2. (Photo by AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Brasil telah memenangkan lebih banyak gelar Piala Dunia daripada negara lain dengan lima trofi. Kami melihat kembali masing-masing dari lima kampanye sukses dengan menganalisis data.

Namun, sebelum mengupas tentang keberhasilan Selecao di turnamen sepak bola terbaik di kolong langit, kita coba sedikit memprediksi peluang tim Samba dalam keterlibatan di Piala Dunia 2022 Qatar.

Mampukah Neymar Jr dan kawan-kawan mengatasi rintangan di Negeri Timur Tengah? Jika acuannya materi pemain yang dibawa Tite ke Qatar, Brasil tentu memiliki peluang besar mewujudkannya. Brasil bahkan diplot sebagai salan satu kandidat terkuat peraih gelar tersebut.

Walau begitu, kecenderungan Brasil bertumpu kepada sosok Neymar masih terbilang besar. Fakta ini yang menjadi kelemahan Selecao dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia.

Tite tentu telah mengantisipasi masalah ini. Karena itu, kehadiran Vinicius Junior diharapkan bisa menopang kesenjangan tersebut. Jika strategi ini dilakukan, Brasil tentu saja sangat mengerikan bagi siapapun lawan yang akan dihadapi nanti.

Kembali ke topik utama, di mana Brasil sebagai penguasa gelar juara, berikut adalah rekam jejak Selecao dalam upaya menguasai dunia. Mulai dari kejeniusan Pele membantu negaranya hingga menciptakan rekor pribadi yang belum terpecahkan hingga saat ini, momen gendong bayi ala Bebeto, hingga Ronaldo yang akhirnya menjadi fenomena di dunia sepak bola.

Keberhasilan ini tentu bisa menjadi motivasi Neymar dkk dalam memburu gelar keenam di Qatar. Tanpa panjang lebar lagi, kita kupas tentang perjalanan Selecao menaklukkan dunia sebanyak lima kali.

 


Pele Memperkenalkan Diri

Pele. Striker Brasil yang kini berusia 81 tahun dan telah pensiun dari sepak bola internasional pada Juli 1971 ini menempati posisi ke-5 sebagai pencetak gol terbanyak di putaran final Piala Dunia. Dalam 4 edisi, 1958 hingga 1970 ia mampu mengoleksi 12 gol dan 8 assist dalam 14 laga dan berbuah 3 gelar juara kecuali pada edisi 1966. Gol ke-12 dicetak saat Brasil menang 4-1 atas Italia di partai final Piala Dunia 1970, 21 Juni 1970. (AFP)

Piala Dunia 1958

Piala Dunia 1958 melihat Brasil memenangkan gelar pertama dari lima gelar Piala Dunia putra mereka. Brasil mewujudkannya setelah menang di final melawan tuan rumah Swedia 5-2.

Just Fontaine dari Prancis, mungkin telah mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak dengan 13 gol, rekor jumlah terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, tetapi remaja Brasil Pele menjadi berita utama.

Tiba di Swedia dengan cedera, butuh waktu hingga pertandingan ketiga bagi Pele untuk dilepaskan ke kancah dunia, tepatnya saat berusia 17 tahun. Dalam mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 Brasil atas Wales di perempat final, Pele menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia pria pada usia 17 tahun dan 239 hari, rekor yang masih bertahan hingga hari ini.

Lanjut Baca:

Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia Pele (Brasil): 17 tahun, 239 hari pada 19 Juni 1958 vs Wales Manuel Rosas (Meksiko): 18 tahun, 93 hari pada 19 Juli 1930 vs Argentina Michael Owen (Inggris): 18 tahun, 190 hari pada 22 Juni 1998 vs Rumania Nicolae Kovacs (Rumania): 18 tahun, 197 hari pada 14 Juli 1930 vs Peru Dmitry Sychev (Rusia): 18 tahun, 231 hari pada 14 Juni 2002 vs Belgia Lionel Messi (Argentina): 18 tahun, 357 hari pada 16 Juni 2006 vs Serbia Julian Green (AS): 19 tahun, 25 hari pada 1 Juli 2014 vs Belgia Divock Origi (Belgia): 19 tahun, 65 hari pada 22 Juni 2014 vs Rusia Martin Hoffmann (Jerman Timur): 19 tahun, 88 hari pada 18 Juni 1974 vs Chile Constantin Stanciu (Rumania): 19 tahun, 92 hari pada 14 Juli 1930 vs Peru Tidak puas dengan rekor itu, hattricknya dalam kemenangan semifinal atas Prancis berarti dia masih menjadi pemain termuda yang mencetak hattrick di Piala Dunia putra (17 tahun, 244 hari), dan Pele kemudian menindaklanjutinya dengan menjadi satu-satunya pemain berusia di bawah 19 tahun yang mencetak gol di final Piala Dunia dengan dua golnya melawan Swedia (17 tahun, 249 hari). Brasil Menang Piala Dunia 1958 Terpilih sebagai pemain muda terbaik di turnamen, dunia menunggu untuk melihat bagaimana Pele dapat berdampak lebih jauh pada turnamen Piala Dunia di masa depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya