Kenali Tujuan dan Serba-Serbi UEFA Nations League

UEFA Nations League merupakan kompetisi sepak bola yang diikuti oleh timnas senior negara-negara Eropa.

oleh Haya AuliaDiterbitkan 22 September 2022, 23:00 WIB
ilustrasi logo UEFA Nations League (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta - UEFA Nations League merupakan kompetisi sepak bola yang diikuti oleh timnas senior negara-negara Eropa. Mereka berlomba-lomba menorehkan cacatan terbaik demi meraih kemenangan.

Lantas, bagaimanakah sejarah awal UEFA Nations League? Kamu perlu mengetahui sekilas informasi mengenai turnamen sepak bola satu ini.

Pembahasan Nations League pertama kali dibicarakan pada 2013 sebagai sebuah turnamen internasional tingkat ketiga setelah Piala Dunia dan Piala Eropa.

Pada Oktober 2013, Presiden Asosiasi Sepak Bola Norwegia Yngve Hallen mengonfirmasi adanya pembicaraan mengenai rancangan pembuatan turnamen tim nasional internasional yang dilibatkan kepada seluruh anggota UEFA.

Awalnya, rancangan ini sengaja disusun untuk menggantikan pertandingan persahabatan dengan laga internasional yang lebih bermakna. Namun, setelah melalui perubahan, UEFA Nations League dirancang sebagai pengganti uji coba dengan partai kompetitif.

UEFA Nations League pertama kali diadakan pada bulan September tahun 2018, lebih tepatnya setelah Piala Dunia 2018 berakhir.

Dilansir melalui laman resmi UEFA, turnamen ini diikuti oleh 55 negara yang berpartisipasi dan dibagi menjadi empat divisi, mulai dari A hingga D, dengan masing-masing 16 negara, terkecuali liga D yang hanya diisi oleh tujuh negara peserta saja.

Liga A diisi oleh Prancis, Denmark, Kroasia, Austria, Spanyol, Portugal, Swiss, Republik Ceko, Italia, Jerman, Inggris, Hungaria, Belgia, Belanda, Polandia, dan Wales.

Sedangkan, Liga B ditempati Ukrania, Skotlandia, Irlandia, Armenia, Islandia, Rusia, Israel, Albania, Bosnia, Finlandia, Rumania, Montenegro, Swedia, Norwegia, Serbia, dan Slovenia.

Untuk Liga C, Turki, Luksemburg, Lithuania, Kepulauan Faroe, Irlandia Utara, Yunani, Kosovo, Siprus, Slovakia, Balrus, Azerbajian, Kazakhstan, Bulgaria, Makedonia Utara, Georgia, dan Gibraltar.

Terakhir, Liga D diisi oleh Liechtenstein, Moldova, Andorra, Latvia, Malta, Estonia, dan San Marino.


Tujuan UEFA Nations League

Setelah mengetahui sekilas informasi mengenai UEFA Nations League, kamu perlu mengetahui apa saja tujuan diadakannya turnamen satu ini.

UEFA melihat bahwa seluruh tim Eropa perlu mengembangkan potensi yang ada. Sesuai dengan tujuan awal diadakannya UEFA Nations League, yaitu untuk menggantikan pertandingan persahabatan dengan pertandingan internasional yang lebih bermakna.

Lanjut Baca:

Namun, setelah mengalami perkembangan, kompetisi UEFA Nations League kembali dirancang dengan maksud tujuan menggantikan laga persahabatan dengan pertandingan yang kompetitif. Salah satu sosok penting yang mengubah rancangan ini adalah Gianni Infantino, kala itu dirinya menjabat sebagai Sekjen UEFA. Kompetisi ini memberikan ruang sekaligus peluang bagi mereka, tim yang kurang populer untuk bisa berpartisipasi. Selain itu, negara-negara resmi anggota UEFA dapat berlaga bersama tim lain dengan kekuatan yang setara samanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya