Timnas Brasil saat ini menjadi favorit juara Piala Dunia 2022. Fakta itu seharusnya tidak terlalu mengejutkan, karena tim nasional mereka benar-benar ditumpuk dengan bakat yang luar biasa.
Liputan6.com, Jakarta Neymar, Vinicius Junior, Gabriel Jesus, Casemiro, Alisson Becker mewakili lima talenta utama Selecao.
Advertisement
Tetapi, kedalaman kualitas dalam skuad mereka – yang baru-baru ini kami bahas karena terlalu menakjubkan – adalah sesuatu yang luar biasa.
Begitu diberkatinya Brasil dengan pesepakbola kelas dunia, sehingga tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana mereka akan melakukannya di Qatar.
Untuk alasan itu, Ada beberapa spekulasi dan analisa lima cara terbaik yang dapat dilakukan Brasil untuk meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.
Tite selaku pelatih kepala Selecao tentunya bisa mempertimbangkan salah satu dari lima strategi di bawah ini. Itu pun tergantung dari kebutuhan tim asuhannya serta lawan yang akan dihadapi nanti.
Opsi satu: serangan 4-3-3
Satu hal yang selalu ingin Anda lihat dari Brasil adalah penekanan pada serangan.
Tidak ada gunanya memiliki pemain top seperti Neymar Jr dan Vinicius jika Anda tidak akan memberi mereka kebebasan untuk melakukan sihir mereka di lapangan. Dalam formasi ini, kami memprioritaskan kebutuhan itu.
GK – Alisson
RB – Danilo
CB – Marquinhos
CB – Militao
LB – Lodi
CM- Casemiro
CM – Fabinho
CAM – Neymar
RW – Rodrygo
ST – Jesus
LW – Vinicius
Sebelum Anda mengatakannya, kami menyadari bahwa secara statistik bukan serangan terbaik yang memenangkan Piala Dunia, tetapi pertahanan terbaik. Kami merasa, meskipun formasi menyerang, masuknya dua gelandang bertahan kelas dunia memberikan perlindungan yang cukup di sini.
Sementara pengaturan yang cair dan kreatif akan memungkinkan kejeniusan bintang mereka berkembang.
Personel Beda Tak Kalah Tajamnya
Opsi dua: Serangan 4-3-3 dengan personel berbeda
Oke, jadi untuk sedikit mendemonstrasikan soal kedalaman skuad Brasil, kami akan menggunakan formasi yang persis sama, tetapi hanya mempertahankan beberapa pemain kunci.
Kami juga memberikan peluang kepada beberapa pemain untuk masuk dalam pilihan Tite di starting XI di Piala Dunia nanti. Contoh memberikan kesempatan kepada Fred apabila Gabriel Guimaraes berhalangan. Atau, kesempatan kepada Anthony jika Raphinha mengalami hal serupa. Paling nyata adalah menempatkan Ederson di bawah mistar gawang.