Liputan6.com, Aragon- Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo sedang dalam tekanan yang besar di MotoGP 2022. Dia terus mendapatkan tekanan dari pembalap Ducati Lenovo, Pecco Bagnaia yang memenangkan empat balapan beruntun.
Dengan kemenangan di MotoGP San Marino dua pekan lalu, Bagnaia kini hanya terpaut 30 poin dari Quartararo. Kondisi ini membuat Quartararo siapkan senjata baru yaitu sasis anyar yang akan dipasangnya di Aragon.
Advertisement
MotoGP Aragon juga cukup bersahabat dengan Bagnaia. Dia menang di sini pada musim lalu sehingga berpeluang untuk mengulang hasil itu.
Bagnaia sudah pangkas sekitar 60 poin dari Quartararo berkat kemenangan di 4 balapan terakhir. Inilah yang membuat perebutan juara MotoGP 2022 masih terbuka di enam seri terakhir.
Quartararo akan menggunakan sasis baru yang disiapkan Yamaha sejak sesi latihan bebas MotoGP Aragon, Jumat (16/9/2022) hari ini. Meski begitu, dia tetap tak bisa menjajal mesin baru yang baru bisa dipakai tahun depan.
"Saya ingin pakai mesin 2023 tahun ini tapi itu tak mungkin. Namun kami memakai sasis baru yang saya rasa memberi perkembangan di beberapa area, tapi lebih buruk di area lain," katanya seperti dikutip crash.
Dicoba
Meski belum tentu berhasil, Quartararo tak sabar untuk mencoba sasis baru. Dia ingin tahu bagaimana efek dari sasis baru terhadap kecepatan Yamaha.
"Kami akan jajal sasis baru. Saya tak tahu apakah itu di FP1 atau FP2. Saya akan mencoba sasis baru dan ingin melihat bagaimana ini bekerja, saya cukup yakin," katanya.
MotoGP Aragon juga bakal ditandai dengan kembalinya Marc Marquez. Dia sudah tak balapan selama empat bulan terakhir.
Repsol Honda sudah siapkan swing arm anyar dari Kalex untuk Marquez. Swing Arm atau lengan ayun ini sudah dites pada tes Misano pekan lalu.
Belum Siap
Di sisi lain, Marquez mengaku belum siap untuk mencoba "barang" baru di motornya. Namun dia bebas untuk memakainya kapanpun kalau mau.
"Swing Arm nya sangat berbeda! Ini berbeda dan bekerja dengan cara berbeda," katanya.