Resensi Lara Ati, Tayang 15 September 2022 Di Bioskop: Komedi Romantis yang Kental semangat Jowo-Pride

Pada tanggal 15 September 2022, film bernuansa kedaerahan Lara Ati akan dirilis di bioskop. Film bergenre komedi dan drama besutan Bayu Skak ini selain lucu juga akan memiliki tema yang sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

oleh Dito PramudyasetaDiterbitkan 14 September 2022, 14:20 WIB
Poster Lara Ati (2022).

Liputan6.com, Jakarta Bulan September ini, tepatnya pada tanggal 15 September 2022, film bernuansa kedaerahan Lara Ati akan dirilis di bioskop. Film bergenre komedi dan drama ini selain lucu, juga akan memiliki tema yang sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

Pada konferensi pers yang diadakan di XXI Epicentrum Jakarta (06/09/2022), saya dengan sangat beruntung dapat menyaksikan film yang sangat kental dengan unsur lokal Jawanya ini. Film besutan Bayu Skak dan BASE Entertainment ini kental akan semangat Jawa-pride.

Berikut resensi atau review film Lara Ati. Mulai dari sinopsis, kelebihan, kekurangan, dan hal yang membuatnya terasa spesial dibandingkan film-film lain.


Ayu, Ayu dari Masa Lalu

Ayu diperankan oleh Tatjana Saphira dalam film Lara Ati (2022).

Lara Ati bercerita mengenai Joko yang selama ini telah berusaha keras menjadi pria sebaik-baiknya. Itu semua dia lakukan semata-semata untuk keluarganya dan kekasihnya, Farah. Namun, ternyata semua itu masih kurang di mata kekasih Joko itu. Hal yang menyakitkan pun terjadi.

Di saat Joko akan melamar Farah, kekasih yang dia elu-elukan selama ini memberikan kejutan yang sangat tidak terduga. Farah, tanpa mengabari Joko apapun, ternyata mengadakan akad nikah dengan pria lain. Sontak, hal ini membuat Joko sakit hati.

Padahal selama ini tidak ada masalah besar di hubungan mereka berdua. Lebih dari itu, bahkan ayah dari Farah juga sudah memberikan restu kepada Joko. Mengenai hal ini, Joko tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Sama seperti orang-orang pada umumnya, Joko pun menjadi sedih.

Joko hanya terus merepotkan diri dengan memperhatikan Farah melalui instagramnya. Bahkan saat diajak teman-temannya untuk bersantai, dia masih terus mencari Farah. Untungnya takdir masih ingin melihat Joko tersenyum.

Saat Joko sedang keluar bersama teman-temannya di Kafe, Joko yang sedang duduk sendirian bertemu dengan wanita bernama Ayu. Wanita inilah yang akan mengubah hidup Joko, Ayu. Ayu dari masa lalu.

 


Klise, Tapi Baik

Adegan dalam film Lara Ati (2022).

Sesuai judulnya, film Lara Ati dibuka dengan rasa sakit hati. Dari adegan pembukaan ini sampai adegan bertemunya Joko dengan Ayu, semua itu memahat premise cerita yang biasa-biasa saja. Familiar, dan penonton 100% tahu apa saja yang bisa diekpektasikan dari film bergenre komedi romantis ini. 

Lanjut Baca:

Walau klise, setidaknya semua unsur yang dimunculkan digarap dengan sangat baik. Mulai dari tokoh, chemistry yang dibangun di antara mereka, intrik-intrik permasalahan, sampai penyelesaian cerita. Semua itu tidak terasa berlebihan maupun kekurangan sesuatu. Kita benar-benar mendapatkan cerita yang solid. Selain itu, hal yang perlu di-higlight dari film ini tentu adalah unsur komedinya. Komedi yang ditampikan sangat natural, tidak terasa dipaksakan sama sekali, dan sederhana namun selalu berhasil mengocok perut. Saya pribadi merasa sudah lama tidak tertawa seru seperti saat menonton film Lara Ati ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya