Liputan6.com, Jakarta - Kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Untuk kasus positif pada Selasa, 6 September 2022, tercatat ada penambahan sebanyak 3.607 orang sehingga akumulasinya menjadi 6.378.489.
Penambahan juga terjadi untuk kasus sembuh, yakni 5.136 orang. Sehingga akumulasinya hingga kini menjadi 6.182.661.
Advertisement
Namun, penambahan juga terjadi pasa kasus meninggal yang angkanya relatih masih tinggi. Hari ini tercatat 28 kasus meninggal dunia sehingga akumulasinya menjadi 157.696.
Penambahan kasus meninggal terbanyak dilaporkan Jawa Tengah, yaitu lima orang. Sedangkan Sulawesi Utara empat orang.
Untuk kasus aktif hari ini mengalami penurunan sebanyak 1.557 sehingga akumulasinya menjadi 38.132. Data juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 90.917 dan suspek 5.455.
Data dalam bentuk tabel turut merinci lima provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 baru terbanyak. Mereka adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
DKI Jakarta melaporkan 1.387 kasus positif baru dan 1.418 orang sembuh. Sedangkan Jawa Barat tercatat ada 72 kasus positif baru dan 2.479 orang telah dinyatakan sembuh.
Banten 445 kasus positif baru dan 268 orang sembuh dari Covid-19. Jawa Timur mencatat 396 kasus baru dan 318 orang sembuh. Sedangkan Jawa Tengah 105 kasus baru dan 164 telah sembuh.
Provinsi lain menunjukkan penambahan kasus di angka satuan, belasan, hingga puluhan. Sedangkan Bengkulu menjadi provinsi tanpa penambahan kasus sama sekali.
Pneumonia Berat
Selain Covid-19, perhatian para ahli kesehatan juga tertuju pada pneumonia berat akibat bakteri Legionella yang dilaporkan di Argentina. Ahli epidemiologi Dicky Budiman mengatakan ada beberapa gejala pneumonia berat di Argentina yang mirip dengan Covid-19.
"Secara gejala ada kemiripan dengan Covid-19, tapi ini bukan Covid, sudah diperiksa hasilnya negatif. Hanya saja gejalanya ada yang mirip COVID ada juga yang tidak," kata Dicky kepada Liputan6.com melalui pesan suara (3/9/2022).
Gejala yang mirip dengan Covid-19 adalah pneumoni atau kesulitan bernapas, lanjut Dicky. Gejala lainnya meliputi seperti sakit flu, demam. Selain itu, gejala menyerupai demam berdarah.
"Intinya dengan kerawanan dunia saat ini, ya pola perilaku hidup kita harus lebih bersih dan sehat," tutur Dicky.