Pemain Berdarah Indonesia Cetak gol Indah di Piala Dunia

Darah Indonesia yang mengalir di tubuh Van Bronckhorst datang dari ayahnya yang orang ‘Indo’, dan ibunya yang merupakan orang Maluku.

oleh Muhammad YantoDiterbitkan 02 September 2022, 19:00 WIB
Giovanni van Bronckhorst (AFP PHOTO/Roberto Schmidt)

Liputan6.com, Jakarta Jika bicara Piala Dunia, akan banyak hal menarik yang tak ada habisnya. Salah satunya adalah gol spektakuler pemain berdarah Indonesia Giovanni van Bronckhorst ke gawang Timnas Uruguay di Piala Dunia 2010.

Gol di Piala Dunia tersebut mungkin akan selalu dikenang Van Bronckhorst. Bagaimana tidak, selama kariernya, dia hanya mencetak empat gol dalam 104 laga. Jumlah itu wajar lantaran posisinya sebagai pemain belakang.

Gol itu adalah yang terakhir ia persembahkan untuk Belanda. Tercipta pada pertandingan Belanda melawan Uruguay di semifinal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Van Bronckhorst mencetak gol spektakuler dengan kaki kirinya. Ia melepaskan tendangan jarak jauh dan akurat ke gawang Uruguay.

Tendangan kerasnya membuat bola meluncur deras ke sudut kiri atas. Bahkan bola masih sempat mengenai mistar sebelum meluncur ke gawang. KIper Uruguay, Fernando Muslera sudah semaksimal mungkin menghadang, namun laju bolanya begitu deras.

Gol itu tercipta pada menit ke-18 dan membuka keunggulan Belanda menjadi 1-0. Pada akhir pertandingan, De Oranje sukses memenangkan laga dengan skor 3-2 dan melaju ke final untuk menghadapi Spanyol.

Hanya saja, Van Bronckhorst gagal mengantarkan Timnas Belanda menjadi juara Piala Dunia 2010. De Oranje belum bisa mengakhiri kutukan runner-up Piala Dunia.

Pada pertandingan fnal , De Oranje harus bertekuk lutut dari Spanyol lewat gol semata wayang Andres Iniesta yang ikonik. Akhir yang menyedihkan untuk Belanda.


Pensiun Usai Piala Dunia

Reaksi dari Giovanni van Bronckhorst usai mencetak gol ke gawang Uruguay pada partai semifinal Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. AFP PHOTO/FRANCOIS XAVIER MARIT

Van Bronckhorst tampil pertama kali berseragam timnas Belanda pada Agustus 1996 dalam usia 21 tahun pada pertandingan kontra Afrika Selatan. Selama kariernya Van Bronckhorst tampil sebanyak 106 kali bagi tim Oranje.

Van Bronckhorst juga ikut membela Belanda dalam tiga edisi Piala Dunia, yaitu pada 1998, 2006, dan 2010.

Selain ajang Piala Dunia, Van Bronckhorst juga ikut bertarung bersama Belanda dalam tiga gelaran Euro, pada 2000, 2004, dan 2008.

Dengan hasil yang begitu menyakitkan di final, Van Bronckhorst menepati janjinya pensiun usai Piala Dunia 2010.

Lanjut Baca:

"Saya sempat ragu beberapa bulan dan keputusan untuk pensiun tidaklah mudah. Namun sekarang saya merasa lega," kata Van Bronckhorst. "Mengakhiri karier di Piala Dunia adalah hal indah. Selain faktor fisik Anda harus bugar secara mental dan ini yang rasakan saat ini,”sambungnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya