Resmi! Proliga 2023 Bakal Bergulir Mulai 5 Januari Tahun Depan

Kompetisi bola voli Proliga 2023 dipastikan bakal bergulir mulai 5 Januari hingga 19 Maret tahun depan dengan teknis layaknya sebelum pandemi. Perhelatan tersebut bakal berputar di beberapa kota dan boleh dihadiri penonton.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 30 Agustus 2022, 19:15 WIB
Kompetisi bola voli kasta tertinggi Tanah Air, Proliga 2023, dipastikan bergulir mulai 5 Januari hingga 19 Maret 2023 mendatang. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Kompetisi Bola Voli Proliga 2023 telah dietatapkan bergulir mulai 5 Januari hingga 19 Maret 2023 mendatang. Kick-off perhelatan ini akan dihelat di Bandung dengan tuan rumah Bandung Bank BJB Tandamata yang menjadi juara putri edisi lalu.

Berbeda dari pelaksanaan Proliga di tahun-tahun sebelumnya, kompetisi voli kasta tertinggi Tanah Air musim ini akan dilangsungkan selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu setiap pekannya.

"Kalau dulu kita mulai tiap Jumat, sekarang tiap Kamis sampai Minggu," ujar Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, usai memimpin pertemuan virtual dengan calon peserta Proliga 2023 pada Selasa (30/8/2022).

Menurut Hanny, pemilihan hari pelaksanaan kompetisi pada Kamis hingga Minggu didasari pada pertimbangan jadwal final yang dekat dengan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Di samping itu, terdapat pula SEA Games Kamboja pada Mei tahun depan.

Lebih lanjut, Hanny menuruturkan, perbedaan lain Proliga musim 2023 juga terletak pada total uang pembinaan. Jika sebelumnya, dana yang digelontorkan hanya mencapai satu miliar, tahun ini jumlahnya bakal digandakan menjadi dua miliar.

“Kalau sebelumnya total uang pembinaan  Rp 1 miliar, sekarang kita naikkan 100 persen menjadi Rp 2 miliar,” tambah Hanny yang juga menjabat sebagai Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI.


Jumlah Peserta

Proliga musim 2023 kabarnya bakal diikuti oleh lima tim putri dan tujuh tim putra. (Foto: Istimewa)

Kompetisi bola voli yang telah memasuki tahun ke-21 pelaksanaan ini diperkirakan bakal diikuti oleh lima tim putri dan tujuh tim putra. Namun, tak menutup kemungkinan ada tambahan peserta lain yang masih ditunggu konfirmasinya.

“Diharapkan di bagian putri, masih ditunggu konfirmasi satu tim untuk ikut serta, dan di bagian putra dipastikan bertambah satu tim, Bhayangkara Polri,” kata Hanny dalam kesempatan yang sama.

Adapun kelima tim putri yang masih memiliki kontrak untuk ikut serta di kompetisi musim 2022 dan 2023 adalah Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Fastron, Bandung Bank bjb Tandamata, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.

Sementara itu, tujuh tim putra yang juga terikat kesepakatan terdiri atas Jakarta Pertamina Pertamax, Bogor Lavani, Jakarta BNI 46, Surabaya Samator, Palembang Bank SumselBabel, dan Kudus Sukun Badak.

Lanjut Baca:

Sebagai informasi, peserta Proliga memang diwajibkan menandatangani kontrak untuk ikut kompetisi dua musim atau dua tahun. Jika mengundurkan diri dengan hanya mengikuti satu musim atau berhenti di tengah jalan, tim terkait bakal dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya