Rilis Kostum Terburuk Piala Dunia 2022: Niat Mau Untung Malah Banjir Hujatan

Kostum bertanding atau jersey adalah hal pertama yang dilihat dari sebuah tim sepak bola, termasuk yang bertanding di Piala Dunia 2022 mendatang.

oleh Anry DhanniaryDiterbitkan 31 Agustus 2022, 06:30 WIB
6. Asamoah Gyan, striker asal Ghana itu pindah dari Al Ain ke Shanhai SIPG dengan harga 6,75 juta poundsterling dan gaji 227.000 poundsterling per pekan. (AFP/Khaled Desouki)

Liputan6.com, Jakarta - Kostum bertanding atau jersey adalah hal pertama yang dilihat dari sebuah tim sepak bola, termasuk yang bertanding di Piala Dunia 2022 mendatang.

Tiap ajang Piala Dunia, perusahaan-perusahaan besar dunia mengeluarkan jersey terbaru untuk mewakili 32 tim terbaik saat ini. Model dan corak menonjol diharapkan bisa mewakili negara penggunanya.

Piala Dunia memang selalu menjadi panggung penting bagi brand-brand terkemuka untuk mengeluarkan desain unik mereka.

Banyak jersey-jersey menawan yang langsung menjadi model klasik dalam dunia sepakbola. Seperti kostum Jerman di Piala Dunia 1990 hingga milik Nigeria pada 2018 silam.

Tapi tak jarang juga desain-desain jersey baru malah membuat pecinta sepakbola mengerinyitkan dahi kebingungan. Hal ini pun terjadi setelah rilisan jelang Piala Dunia Qatar.

Jersey keluaran brand Jerman, Puma, yang kali ini bikin garuk-garuk kepala karena desainnya yang sangat tidak biasa, terutama pada kostum tandang.

Tercatat enam peserta Piala Dunia 2022 yang menggunakan kostum buatan Puma yaitu: Senegal, Maroko, Ghana, Serbia, Swiss, dan Uruguay. Tak banyak perubahan pada kostum kandang. Kebanyakan menggunakan warna dan simbol kebesaran negara-negara tersebut.

Ghana dengan bintang hitam ukuran besar di bagian dada. Serbia dan Swiss didominasi warna merah, lalu Uruguay dengan warna identitasnya yaitu biru muda.

Tetapi yang paling unik adalah kostum tandang keenam negara di atas.


Kostum Kayak Kalender Sobek

Xherdan Shaqiri. Gelandang Timnas Swiss yang kini berusia 30 tahun dan baru musim ini memperkuat Olympique Lyon mencetak hattrick untuk Swiss pada Piala Dunia 2014. Dalam laga kontra Honduras di matchday ketiga Grup E (25/6/2014) tersebut Swiss akhirnya menang 3-0. (AFP/Rodrigo Arangua)

Kenapa kostum tandang Puma kali ini dibilang aneh? Karena memang desain yang dicetak untuk Piala Dunia 2022 cukup berbeda dari kebanyakan desain mainstream.

Kostum ini begitu mencolok dengan desain yang tak pernah terlihat sebelumnya, yaitu elemen kotak di tengah kostum-kostum tersebut.

Swiss paling parah karena desain "kotak" di tengah kostum itu disebut sangat mirip dengan kalender sobek, apalagi kalau sudah ditambah angka.

Logo retro Puma berada di bagian tengah atas kotak, tepat di atas garis horizontal merah lengkap dengan logo federasi sepakbola Swiss dan bendera.

"Puma buatkan kami kostum dengan emoji kalender di bagian depan," sindir Craig King, salah satu penulis sepakbola Swiss yang berdomisili di Inggris.

Lanjut Baca:

Cemoohan serupa juga keluar dari fans Serbia dan Uruguay yang mengaku sangat bingung dengan desain kostum tandang mereka. "Inikah kostum kami nanti? Agak sulit menyukai desain kostum Puma ini. Saya bingung harus berkomentar apa," tulis salah satu netter Serbia. Di antara kostum tandang keluaran Puma, hanya milik Maroko dan Senegal yang masih bisa dibilang keren karena masih cukup estetik dengan detail tidak terlalu kaku. Maroko cukup menarik dengan garis vertikal abu-abu dilengkapi corak geometrik yang menyatu manis dengan jersey warna putih dan aksen hijau merah khas bendera mereka. Senegal juga cukup menarik karena kotak di dada mereka tidak terlalu kaku. Terlihat seperti taring singa sesuai julukan mereka "Lions of Teranga".

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya