Aksi Breakdance Satu Kaki Arif Setyo Semarakkan Babak Final Para Badminton International 2022

Arif Setyo tampil memukau dan menghibur para penonton Para Badminton International 2022

oleh Aditia SaputraDiperbarui 29 Agustus 2022, 18:44 WIB
Arif Setyo Budi

 

Liputan6.com, Jakarta Arif Setyo Budi tampil impresif di babak final turnamen FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 yang berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Sabtu (27/8). Penampilan B-boy 35 tahun ini sukses memikat dan membuat riuh seisi GOR dengan aksi breakdance satu kaki atau one leg diiringi sejumlah lagu salah satunya Yellow dari Coldplay.

Arif tampil sekitar lima menit di hadapan para atlet, wasit, dan penonton. Meski breakdance hanya dengan satu kaki dan dibantu tongkat, pria asal Malang, Jawa Timur ini tampil percaya diri menunjukkan kepiawaian handstand, turtie, dan beberapa gerakan breakdance lainnya.

Menjadi penampil pembuka sebelum pertandingan final turnamen para bulutangkis skala internasional dimulai, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Juara 2 berturut-turut kompetisi LA Streetball BBoy Battle tingkat Jawa Timur tahun 2010 dan 2011 tersebut. Meski acap kali tampil di sejumlah kompetisi breakdance kelas nasional maupun internasional, bagi Arif kesempatan ini menjadi momen berkesan yang jarang terjadi. 

"Yang pasti sangat-sangat senang dan bangga bisa jadi salah satu partisipan di acara FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 dan ditonton banyak orang serta teman-teman difabel. Harapannya bisa jadi pemicu semangat juga buat teman-teman atlet yang bertanding di final. Semoga skuad Indonesia bisa meraih juara di banyak kategori," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini.

 


Wadah Positif

Arif Setyo Budi

Lebih lanjut, pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini menilai bahwa FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 adalah ajang yang menjadi wadah positif bagi atlet dari Indonesia maupun negara lain, untuk menunjukkan kemampuan dan menorehkan prestasi di olahraga tepok bulu. Di samping itu, Arif berharap Indonesia bisa secara kontinu menyelenggarakan turnamen bulutangkis skala internasional, khususnya untuk atlet difabel.

"Acaranya keren banget. Yang pasti ini jadi salah satu wadah teman-teman difabel mereka menyalurkan dan mengembangkan bakat mereka. Mungkin jadi salah satu impian mereka untuk tampil di sini. Sebisa mungkin sih setiap tahun rutin diselenggarakan. Supaya teman-teman difabel yang berkecimpung di dunia badminton bisa secara konsisten menyalurkan bakatnya di sini," papar Arif.

Lanjut Baca:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya