Berkah &quotApi Tak Kunjung Padam" di Pamekasan

Warga Desa Larangantokol, Pamekasan, Madura, kerap menggunakan api abadi untuk memasak, <br /> menggoreng, dan membakar ayam. Api diyakini berasal dari kesaktian Kiai Mojo.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Maret 2003, 07:34 WIB
Liputan6.com, Pamekasan: Api alam yang ada di Desa Larangantokol, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, selain sebagai obyek wisata ternyata juga digunakan sebagai sarana memasak warga setempat. Sebagian besar penduduk sekitar menganggap kehadiran api alam ini sebagai berkah buat desa mereka. Demikian pantauan SCTV di Pamekasan, Jawa Timur, baru-baru ini.

Warga setempat percaya ada kekuatan gaib di sumber api abadi itu. Menurut kepercayaan turun temurun, api berasal dari kesaktian Kiai Mojo, sesepuh warga dan penyebar Islam di Madura. Konon, api muncul saat Kiai Mojo kesulitan mendapat api untuk membakar ikan yang didapat dari sungai. Kiai yang terkenal dengan kesaktiannya tanpa pikir panjang menancapkan tongkatnya ke tanah. Seketika, api memancar dari dalam tanah.

Kini, selain sebagai obyek wisata, masyarakat setempat juga memanfaatkan sumber api ini untuk kegiatan sehari-hari, seperti memasak, menggoreng bahkan buat membakar ayam. Setiap akhir pekan, warga juga kerap menggunakan api abadi itu untuk membakar jagung. Semua kegiatan di atas bisa berjalan lancar. Sebab cara memanfaatkan api alam ini tak sulit. Tinggal mencongkel tanah yang ada di lokasi wisata itu. Bahkan saat musim kemarau, warga tak perlu mencolek tanah untuk memperoleh anugerah ini. Karena api menyembur dengan sendirinya.(ICH/Mohammad Khodim)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya