Liputan6.com, Jakarta Nama bintang Chelsea, Hakim Ziyech tetap menjadi prioritas bagi manajer Manchester United, Erik Ten Hag. Menurut beberapa media Inggris, nama Ziyech menjadi salah satu nama prioritas yang ingin didatangkan Ten Hag ke Old Trafford.
Setan Merah memang membuat start buruk karena harus mengalami dua kekalahan beruntun mulai dari kalah atas Brighton hingga dipermak Brentford empat gol tanpa balas.
Advertisement
Seperti yang dikutip dari Mirror, Sabtu (16/8/2022), Ten Hag sedang berusaha mendapatkan nama Ziyech meskipun permintaan ini tidak dapat dipenuhi oleh pihak manajemen MU.
Ten Hag pernah bekerja sama dengan Hakim Ziyech saat melatih Ajax antara 2017 hingga 2020. Dia sangat ingin bermain kembali dengan pemain timnas Maroko di Old Trafford.
Niat dari Ten Hag langsung ditolak para dewan direksi MU. Mereka keberetan atas kesepakatan untuk pemain berusia 29 tahun itu yang tampaknya akan dilepas Chelsea musim panas ini.
Tidak ada alasan resmi mengapa para dewan direksi MU menolak permintaan Ten Hag ini. Pasalnya, MU sudah memiliki pemain dengan tipikal sejenis seperti Bruno Fernandes dan Christian Eriksen.
Akan tetapi, Ten Hag merasa Ziyech akan menjadi tambahan yang berguna bagi skemanya di MU. Pemain berusia 29 tahun itu secara teratur bermain dalam sistem 3-4-2-1 di Chelsea di mana dia kesulitan.
Ketika The Blues sesekali mengubah sistem 4-3-3 atau 4-2-3-1, Ziyech cenderung tampil lebih baik. Dia telah mampu menghubungkan permainan dengan frekuensi yang lebih baik.
Jika Ziyech pindah ke Man Utd, dia bisa dengan nyaman bermain di posisi nomor 10 atau sayap kanan.
Statistik Ziyech
Hakim Ziyech bergabung dengan Chelsea dari Ajax pada Juli 2020. Dia sudah bermain sebanyak 83 kali untuk The Blues di semua kompetisi dengan menyumbang 14 gol dan 10 assist.
Ziyech membuat 44 penampilan untuk skuat racikan Thomas Tuchel pada musim lalu. Dia memang mencetak delapan gol dan memberikan enam assist, tapi terus berjuang untuk mendapatkan kembali bentuk terbaiknya sejak tiba di Stamford Bridge.