Liputan6.com, Jakarta - Brasil selalu menjadi tim favorit juara, begitu pula untuk Piala Dunia 2022 nanti yang akan digelar di Qatar. Brasil memiliki sejarah nan panjang di sepak bola. Negeri yang memang identik dengan olahraga ini.
Brasil adalah pemenang trofi terbanyak Piala Dunia. Total, Tim Samba meraih lima gelar Piala Dunia. Terakhir, mereka meraihnya pada Piala Dunia 2002 silam.
Advertisement
Piala Dunia Qatar 2022 ini, Brasil pun menjadi salah satu favori peraih gelar. Banyak pemain bintang mereka bertebaran di liga-liga besar Eropa.
Dengan modal itu pula, Brasil diyakini akan menjadi tim yang sangat kuat untuk melanjutkan tradisi mereka di ajang terbesar sepak bola empat tahunan ini.
Dengan pelatih bertangan dingin yaitu Tite, Brasil diprediksi bisa bersaing menghadapi fase grup Piala Dunia 2022 nanti.
Brasil berada dalam satu grup bersama Serbia, Swiss, dan Kamerun. Lawan-lawan mereka ini yang justru akan menghadapi tantangan berat karena akan menghadapi Tim Samba.
Perjalananan Brasil meraih tiket ke putaran final Piala Dunia 2022 ditandai dengan status mereka sebagai tim pertama dari Amerika Selatan yang lolos ke Qatar.
Brasil memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2022 dengan menyisakan lima laga kualifikasi zona Amerika Selatan. Mereka lolos dengan status pemuncak klasemen zona Amerika Selatan tersebut atau di posisi pertama klasemen.
Sementara itu, legenda sepak bola dunia Ronaldinho memprediksi terkait calon juara Piala Dunia 2022. Ya, Piala Dunia 2022 hanya tinggal hitungan bulan lagi. Turnamen terakbar edisi ke-22 ini bakal berlangsung di Qatar pada 21 November hingga 18 Desember 2022.
Bagi Ronaldinho, Piala Dunia 2022 akan menjadi milik negaranya. Keyakinan eks Barcelona tersebut tak lepas dari target tinggi yang selalu ditetapkan setiap kali mengikuti Piala Dunia.
"Saya percaya Brasil pasti menang (juara)," ucap Ronaldinho. Lebih lanjut, Ronaldinho mengatakan Brasil juga tidak pernah kehabisan pemain-pemain berkualitas.
Tahun ini, Brasil memiliki pemain bintang seperti Neymar, Casemeiro, Gabriel Jesus, Vinicius Jr hingga Fabinho. Kemudian dikolaborasikan dengan pemainsenior seperti Thago Silva.