Liputan6.com, New York: Kasak-kusuk ihwal pemenang perancang baru kompleks menara kembar World Trade Center tampaknya bakal segera berakhir. Menurut rencana, pemenang dari dua proposal arsitektur bangun rancang gedung yang runtuh dalam peristiwa 11 September 2001 itu akan diumumkan tim juri di New York, Amerika Serikat pada Kamis siang waktu setempat atau Kamis (27/2) malam waktu Indonesia.
Kedua finalis itu adalah arsitek asal Jerman, Daniel Libeskind dan Konsorsium Think, asal Negeri Paman Sam [baca: Dua Finalis Proposal WTC Terpilih]. Proposal Libeskind menampilkan menara setinggi 1.776 kaki yang diproyeksikan sebagai serangkaian menara pencakar langit tertinggi di dunia. Bangunan itu berbentuk melingkari sebidang lapangan yang dibangun khusus untuk mengenang para korban Tragedi 11 September. Sementara rancangan konsorsium Think terdiri atas dua menara setinggi 1.665 kaki yang mirip dengan gedung semula. Namun, bangunan ini hanya dijadikan sebagai sentra budaya, seperti museum dan gedung pertunjukan.
Proposal Libeskind disebut-sebut didukung kuat Wali Kota New York Michael R. Bloomberg dan Gubernur negara bagian New York George E. Pataki. Belakangan, orang-orang konsorsium Think dilaporkan juga melakukan berbagai lobi dengan sangat intensif. Buntutnya, hingga detik-detik terakhir pengumuman pemenang, keputusan di tubuh tim juri pun terpecah dua.(BMI/Pin)
Kedua finalis itu adalah arsitek asal Jerman, Daniel Libeskind dan Konsorsium Think, asal Negeri Paman Sam [baca: Dua Finalis Proposal WTC Terpilih]. Proposal Libeskind menampilkan menara setinggi 1.776 kaki yang diproyeksikan sebagai serangkaian menara pencakar langit tertinggi di dunia. Bangunan itu berbentuk melingkari sebidang lapangan yang dibangun khusus untuk mengenang para korban Tragedi 11 September. Sementara rancangan konsorsium Think terdiri atas dua menara setinggi 1.665 kaki yang mirip dengan gedung semula. Namun, bangunan ini hanya dijadikan sebagai sentra budaya, seperti museum dan gedung pertunjukan.
Proposal Libeskind disebut-sebut didukung kuat Wali Kota New York Michael R. Bloomberg dan Gubernur negara bagian New York George E. Pataki. Belakangan, orang-orang konsorsium Think dilaporkan juga melakukan berbagai lobi dengan sangat intensif. Buntutnya, hingga detik-detik terakhir pengumuman pemenang, keputusan di tubuh tim juri pun terpecah dua.(BMI/Pin)